fin.co.id - Chery Indonesia resmi menetapkan tahun 2026 sebagai momentum krusial untuk memperkuat taji mereka di pasar otomotif tanah air. Setelah mencatatkan rapor hijau sepanjang 2025, pabrikan asal China ini bersiap menggebrak dengan strategi yang lebih agresif, mulai dari peluncuran tujuh model kendaraan baru hingga ekspansi jaringan layanan purna jual secara masif.
Chery berkomitmen penuh untuk meningkatkan kepercayaan konsumen melalui pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih terintegrasi. Fokus utama mereka tahun ini menyasar pada penguatan kualitas produk, relevansi teknologi, dan optimalisasi layanan purna jual guna membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan di Indonesia.
Langkah berani Chery di tahun 2026 bukan tanpa alasan. Mereka menutup tahun 2025 dengan capaian yang solid meski industri otomotif nasional menghadapi berbagai dinamika tantangan ekonomi. Data internal menunjukkan pertumbuhan di seluruh kategori mesin (powertrain).
Segmen mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) naik 2,9 ribu unit, sementara kendaraan listrik murni (Electric Vehicle/EV) juga tumbuh sebesar 2,9 ribu unit. Menariknya, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada segmen hybrid (HEV/PHEV) yang menyentuh angka 5,5 ribu unit.
Lonjakan di segmen hybrid ini membuktikan bahwa teknologi Super Hybrid milik Chery menjadi solusi transisi elektrifikasi yang sangat relevan bagi masyarakat. Keberhasilan tersebut menjadi landasan bagi Chery untuk melangkah lebih terarah sepanjang tahun ini.
Target 7 Produk Baru dan Teknologi Super Hybrid
kebutuhan pasar yang semakin beragam, Chery menyiapkan tujuh produk baru yang akan meluncur sepanjang 2026. Lini produk ini mencakup varian Chery Super Hybrid (CSH), mobil listrik murni (EV), hingga mesin bensin (ICE). Seluruh model tersebut hadir dalam pilihan konfigurasi 5-penumpang dan 7-penumpang untuk mengakomodasi profil keluarga Indonesia.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan tetap menjadi prioritas tertinggi perusahaan. "Kami ingin memastikan setiap produk dan layanan yang kami hadirkan memberikan nilai terbaik bagi keluarga Indonesia," ujar Zeng Shuo dalam siaran pers resminya.
Chery tetap mengandalkan strategi All Powertrain untuk memberikan fleksibilitas bagi konsumen. Meski demikian, mereka memberikan porsi lebih pada teknologi hybrid. Langkah ini merupakan solusi transisi elektrifikasi yang paling masuk akal mengingat kondisi infrastruktur pengisian daya dan pola berkendara jarak jauh masyarakat Indonesia saat ini.
Perluas Jaringan Hingga 120 Dealer
Agresivitas Chery tidak hanya berhenti pada peluncuran mobil baru. Mereka menargetkan pengembangan hingga 120 dealer yang tersebar di kota-kota strategis di seluruh Indonesia. Ekspansi ini bertujuan untuk mendekatkan akses layanan kepada konsumen agar lebih responsif dan cepat.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menjelaskan bahwa pertumbuhan berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan layanan purna jual yang kuat. "Oleh karena itu, di 2026 kami akan mempercepat ekspansi dealer serta terus meningkatkan standar layanan di seluruh Indonesia," kata Budi.
Chery juga memprioritaskan ketersediaan suku cadang, optimalisasi sistem distribusi, serta peningkatan kompetensi teknisi di seluruh jaringan. Melalui langkah ini, mereka menjanjikan pengalaman kepemilikan yang transparan, nyaman, dan dapat masyarakat andalkan kapan saja.
Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Robotika