Beauty . 18/02/2026, 16:28 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Teknik layering serum kini menjadi kiblat bagi banyak orang yang mendambakan wajah glowing. Namun, bukannya mendapatkan kulit sehat nan mulus, banyak orang justru terjebak dalam petaka kulit yang mengerikan. Alih-alih glowing, wajah justru melepuh, merah, hingga muncul jerawat batu yang meradang hebat.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kesalahan fatal saat mencampur serum yang harus kamu hindari.
Serum merupakan produk dengan konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Saat kamu mengaplikasikan dua atau tiga jenis serum sekaligus, terjadi reaksi kimia di atas permukaan kulit. Jika bahan-bahan tersebut tidak kompatibel, mereka dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier) atau bahkan menetralkan manfaat satu sama lain.
Kondisi skin barrier yang rusak adalah pintu masuk utama bagi bakteri penyebab jerawat. Ketika perlindungan alami kulit melemah, iritasi akan muncul dalam bentuk kemerahan, rasa perih, hingga breakout yang sulit sembuh. Oleh karena itu, memahami urutan dan kombinasi kandungan skincare adalah kunci utama dalam rutinitas kecantikan modern.
Keduanya merupakan bahan "superstar" untuk regenerasi kulit. Namun, mencampurkan Retinol dengan AHA (seperti Glycolic Acid) atau BHA (Salicylic Acid) secara bersamaan adalah resep instan menuju iritasi. Kedua bahan ini sama-sama mengelupas lapisan kulit. Jika digabung, kulit kamu akan mengalami eksfoliasi berlebih, menjadi sangat tipis, dan sangat sensitif terhadap sinar matahari.
Vitamin C bekerja paling baik di lingkungan pH rendah (asam) pada pagi hari untuk menangkal radikal bebas. Sebaliknya, Retinol bekerja optimal pada malam hari. Menggunakan keduanya sekaligus akan menetralkan efektivitas masing-masing bahan dan menyebabkan kulit mengalami stres hebat yang berujung pada jerawat pasir.
Jika kamu sedang berjerawat, jangan pernah mencampur dua bahan ini. Benzoyl Peroxide dapat mengoksidasi Retinol, sehingga keduanya menjadi tidak berguna. Lebih buruk lagi, kombinasi ini sangat mengeringkan kulit, memicu produksi minyak berlebih sebagai kompensasi, yang justru menyumbat pori-pori lebih dalam.
Jangan tergiur dengan iklan yang menjanjikan hasil instan lewat puluhan jenis serum. Kulit yang sehat adalah hasil dari konsistensi dan pemahaman tentang kebutuhan personal. Menghentikan kesalahan layering serum sekarang juga akan menyelamatkan kamu dari investasi sia-sia dan kerusakan kulit jangka panjang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media