Religi . 18/02/2026, 17:20 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang paling dinanti umat Islam. Menjelang Ramadhan 2026, muncul pertanyaan yang kerap dibahas setiap tahun: apakah wajib mandi sebelum mulai puasa Ramadhan?
Di sejumlah daerah di Indonesia, tradisi mandi atau keramas pada malam terakhir bulan Sya’ban masih dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut bulan penuh berkah. Lalu, bagaimana sebenarnya hukumnya menurut Islam?
Secara fikih, mandi sebelum puasa Ramadhan tidak wajib, kecuali seseorang berada dalam kondisi hadas besar (misalnya setelah junub, haid, atau nifas).
Tidak ada tuntunan khusus dari Muhammad SAW yang mewajibkan mandi khusus menjelang puasa Ramadhan jika tidak dalam keadaan hadas besar. Artinya:
Namun, mandi sebelum Ramadhan boleh dilakukan sebagai amalan sunnah atau tradisi yang baik, selama tidak diyakini sebagai kewajiban agama.
Bagi Anda yang ingin mandi sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadhan, berikut bacaan niat yang bisa dibaca dalam hati:
نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ اللَّهِ تَعَالَى
Nawaitu ada’al ghuslil masnuuni lii fii hadzihil lailati min ramadhaana lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.” Niat dibaca dalam hati bersamaan dengan saat pertama kali mengguyurkan air ke tubuh.
Secara umum, tata cara mandi sunnah sebelum Ramadhan sama seperti mandi wajib. Berikut langkah-langkahnya:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media