Cara Menentukan Besaran Zakat Mal dari Penghasilan Tahunan

lifestyle.fin.co.id - 19/02/2026, 13:02 WIB

Cara Menentukan Besaran Zakat Mal dari Penghasilan Tahunan

Cara Menentukan Besaran Zakat Mal, Image: Cottonbro Studio / Pexels

  • Biaya makan dan tempat tinggal

  • Pendidikan anak

  • Cicilan pokok utang produktif

  • Kebutuhan medis mendesak

Misalnya, dari Rp120 juta, total kebutuhan pokok selama setahun mencapai Rp80 juta. Maka sisa harta bersih adalah Rp40 juta.

3. Bandingkan dengan Nilai Nisab

Langkah berikutnya adalah memastikan apakah sisa harta tersebut mencapai nisab. Jika harga emas saat ini misalnya Rp1 juta per gram, maka nisab setara dengan Rp85 juta.

Dalam contoh tadi, sisa Rp40 juta belum mencapai nisab Rp85 juta, sehingga belum wajib zakat mal.

Namun jika sisa harta bersih mencapai atau melebihi Rp85 juta, maka zakat wajib ditunaikan.

4. Hitung Besaran Zakat 2,5 Persen

Jika telah memenuhi nisab dan haul, maka zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 persen dari total harta bersih.

Sebagai ilustrasi:

Sisa harta bersih: Rp100 juta

Zakat = 2,5 persen × Rp100 juta

Zakat yang harus dibayar = Rp2,5 juta

Perhitungan ini sederhana, namun harus dilakukan secara jujur dan teliti agar tidak terjadi kekeliruan.

Perbedaan Pendapat tentang Zakat Penghasilan

Sebagian ulama kontemporer memperkenalkan istilah zakat profesi, yaitu zakat yang dibayarkan saat menerima penghasilan tanpa menunggu haul. Pendapat ini dianalogikan dengan zakat hasil pertanian yang dikeluarkan saat panen.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID