Kuliner . 21/02/2026, 18:16 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Berpuasa saat Ramadan bisa jadi tantangan besar buat kamu yang punya Gastroesophageal Reflux Disease, atau yang biasa disebut GERD.
Saat perut kosong seharian, lambung jadi lebih sensitif dan mudah kambuh. Namun, dengan pola buka puasa yang tepat, kamu tetap bisa menjalankan ibadah tanpa gangguan asam lambung.
Berikut ini tips praktis yang bisa kamu mulai dari maghrib sampai makan utama, supaya kenyamanan lambung tetap terjaga.
1. Buka Puasa dengan Porsi Kecil dan Bertaha
Saat adzan magrib berkumandang, jangan langsung makan besar. Perut yang kosong seharian, cenderung kaget jika langsung “dibanjiri” makanan berat.
Mulai buka puasa dengan porsi kecil seperti kurma, biskuit tawar, roti gandum, atau pisang matang. Beri jeda 10–15 menit sebelum lanjut ke menu utama agar lambung beradaptasi lebih lembut.
2. Hindari Makanan Pemicu Naiknya Asam Lambung
Beberapa jenis makanan punya potensi tinggi memicu naiknya asam lambung, terutama bagi penderita GERD.
Makanan pedas, gorengan, makanan berlemak tinggi, terlalu asam seperti acar atau cuka, minuman bersoda hingga kopi dan teh kental sebaiknya dihindari.
Ganti dengan makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang agar lambung tetap nyaman.
3. Minum Air Secukupnya, Tidak Sekaligus
Minum air saat buka puasa itu penting, tapi jangan langsung banyak sekaligus.
Kebiasaan ini bisa membuat lambung terasa penuh dan meningkatkan kemungkinan asam naik ke kerongkongan. Lebih baik minum secara bertahap dari maghrib sampai sebelum tidur.
4. Kunyah Makanan dengan Perlahan
Makan cepat sering bikin perut terasa penuh dan memicu refluks. Supaya pencernaan lancar, kunyah setiap suapan dengan perlahan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media