Beauty . 23/02/2026, 13:56 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Kondisi kulit belang atau hiperpigmentasi akibat sinar UV bukan sekadar masalah estetika. Hal ini menandakan bahwa kulit kamu tidak mendapatkan perlindungan maksimal dari radiasi ultraviolet (UV).
Di tengah cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah belakangan ini, memahami cara kerja tabir surya menjadi kewajiban mutlak jika kamu tidak ingin kulit mengalami penuaan dini atau masalah kesehatan yang lebih serius.
Banyak orang mengira satu kali olesan di pagi hari sudah cukup untuk melindungi kulit sepanjang hari. Padahal, perlindungan dari tabir surya memiliki batas waktu. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kulit kamu masih saja belang meskipun sudah memakai pelindung:
Kesalahan paling umum adalah pelit dalam menggunakan produk. Untuk mendapatkan proteksi sesuai angka SPF yang tertera pada kemasan, kamu wajib mengikuti aturan "dua jari". Gunakan dua ruas jari tangan untuk seluruh area wajah dan leher. Jika kamu hanya mengoleskan setitik kecil, nilai perlindungan yang kamu dapatkan akan terjun bebas, jauh di bawah angka SPF yang dijanjikan.
Ini adalah dosa besar dalam dunia perawatan kulit. Bahan aktif dalam tabir surya akan terurai setelah terpapar sinar matahari, keringat, dan gesekan tisu atau masker. Para ahli kulit menyarankan kamu untuk mengoleskan ulang setiap dua hingga tiga jam sekali. Jika kamu berada di luar ruangan atau sedang berkeringat, re-apply adalah harga mati agar kulit tidak belang.
Apakah kamu sering melupakan bagian telinga, tengkuk, atau punggung tangan? Area-area ini justru paling sering terpapar matahari namun paling jarang mendapat perlindungan. Akibatnya, terjadi perbedaan warna kulit yang mencolok antara wajah dan bagian tubuh lainnya.
Saat membeli produk pelindung matahari, kamu pasti melihat kode SPF dan PA. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. SPF (Sun Protection Factor) berfokus melindungi kulit dari sinar UVB yang menyebabkan luka bakar (sunburn). Sementara itu, PA (Protection Grade of UVA) melindungi kamu dari sinar UVA yang menembus hingga lapisan dalam kulit dan menyebabkan pigmentasi serta kerutan.
Pastikan kamu memilih produk dengan label "Broad Spectrum". Artinya, produk tersebut mampu menangkal baik UVA maupun UVB secara bersamaan. Jika kamu hanya fokus pada SPF tinggi tanpa memperhatikan PA, jangan heran jika kulit tetap menggelap meski tidak terasa terbakar.
Memiliki kulit sehat dan cerah merata memerlukan konsistensi yang tinggi. Jangan menunggu hingga kulit mengelupas atau muncul flek hitam baru kamu mulai peduli. Sunscreen adalah investasi jangka panjang terbaik yang bisa kamu berikan untuk diri sendiri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media