9. Memberikan Energi Stabil
Kombinasi protein, lemak, dan serat menjadikan selai kacang sumber energi lambat yang mendukung stamina.
-
Studi Appetite (2013) menunjukkan konsumsi kacang meningkatkan rasa kenyang dan energi stabil dibandingkan camilan tinggi gula.
10. Mendukung Kesehatan Usus
Serat dalam selai kacang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, meningkatkan metabolisme dan sistem kekebalan tubuh.
-
Penelitian Journal of Nutritional Biochemistry (2017) menemukan kacang tanah dapat memperbaiki mikrobiota usus.
Kesimpulan
Selai kacang bukan hanya camilan lezat, tetapi juga sumber nutrisi yang dapat memberikan manfaat kesehatan nyata.
Konsumsi secukupnya, terutama versi tanpa tambahan gula atau minyak terhidrogenasi, dapat membantu menjaga kesehatan jantung, gula darah, berat badan, fungsi otak, tulang, kulit, dan sistem pencernaan.
Bukti ilmiah modern menunjukkan bahwa selai kacang adalah pilihan cerdas untuk melengkapi pola makan sehat.
Referensi
-
American Journal of Clinical Nutrition, 2009 & 2012
-
Diabetes Care, 2011
-
Journal of Nutrition, 2003
-
Nutrition Research, 2015
-
Neurology, 2014
-
Journal of Bone and Mineral Research, 2010
-
Dermato-Endocrinology, 2012
-
Appetite, 2013
-
Journal of Nutritional Biochemistry, 2017