Beauty . 26/02/2026, 13:43 WIB

Bau Badan Saat PMS Menghantui? Ini Tips Ampuh Biar Tetap Wangi Seharian!

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Bau badan saat PMS (Pre-Menstrual Syndrome) seringkali membuat rasa percaya diri anjlok seketika, apalagi saat harus beraktivitas padat di luar ruangan. Jangan sampai momen penting kamu rusak hanya karena masalah aroma tubuh yang mengganggu.

Secara biologis, tubuh memang mengalami perubahan drastis yang memicu produksi keringat berlebih. Jika kamu tidak segera mengantisipasinya, aroma tak sedap ini bisa menjadi bumerang bagi citra profesional maupun kehidupan sosial kamu.

Simak ulasan mendalam mengenai cara mengatasi bau badan saat haid agar kamu tetap tampil prima dan segar setiap saat.

1. Upgrade Rutinitas Mandi Kamu

Mandi dua kali sehari mungkin terdengar standar, namun saat menstruasi, kamu perlu lebih teliti. Gunakan sabun dengan pH seimbang yang tidak merusak pelindung alami kulit. Fokuslah pada area-area lipatan seperti ketiak, belakang leher, dan area selangkangan. Pastikan kamu mengeringkan tubuh dengan sempurna sebelum memakai pakaian, karena kulit yang lembap adalah surga bagi bakteri penyebab bau.

2. Pilih Pakaian dari Serat Alami

Lupakan sejenak pakaian berbahan poliester atau sintetis yang ketat saat sedang PMS. Bahan-bahan ini memerangkap panas dan keringat, sehingga memperparah aroma tubuh. Pilihlah baju berbahan katun atau linen yang memiliki sirkulasi udara baik. Serat alami membantu keringat menguap lebih cepat ke udara, sehingga bakteri tidak sempat berpesta di kulit kamu.

3. Perhatikan Asupan Makanan

Apa yang kamu makan akan keluar melalui pori-pori. Saat fase luteal (sebelum haid), sebaiknya kurangi konsumsi bawang putih, bawang bombay, kari, dan daging merah secara berlebihan. Makanan-makanan ini mengandung zat yang bisa membuat aroma keringat menjadi lebih tajam. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan yang menghidrasi seperti semangka atau melon untuk membantu mendetoksifikasi tubuh dari dalam.

4. Hidrasi adalah Kunci Utama

Minum air putih minimal 2 liter sehari sangat krusial. Air membantu melarutkan konsentrasi keringat sehingga aromanya tidak terlalu pekat. Selain itu, hidrasi yang cukup membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil, sehingga kelenjar keringat tidak perlu bekerja terlalu berat untuk mendinginkan badan.

5. Manajemen Stres yang Baik

Tahukah kamu bahwa "keringat stres" diproduksi oleh kelenjar apokrin dan memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan keringat karena olahraga? PMS seringkali memicu emosi yang tidak stabil dan stres. Cobalah teknik pernapasan atau meditasi ringan. Menjaga pikiran tetap tenang tidak hanya meredakan kram perut, tetapi juga mengontrol produksi keringat berlebih.

6. Ganti Pembalut Secara Berkala

Jangan menunggu pembalut penuh untuk menggantinya. Darah menstruasi yang menempel terlalu lama pada pembalut akan berinteraksi dengan udara dan bakteri, menciptakan bau yang sangat khas dan tajam. Idealnya, ganti pembalut atau pantyliner setiap 3 hingga 4 jam sekali, meskipun aliran darah sedang tidak deras.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com