Otomotif . 04/03/2026, 20:04 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Garasi Drift kembali menggebrak industri otomotif Indonesia, dengan memperkenalkan proyek terbaru yang benar-benar berbeda.
Kali ini Lamborghini Murcielago lawas yang terkenal sebagai superca V12, jadi fokus modifikasi ekstrem bertajuk “Drift Bull” oleh Garasi Drift.
Modifikasi semacam ini jarang terjadi di dunia drifting, selama ini mobil yang digunakan biasanya berasal dari Jepang, seperti Nissan Silvia atau Toyota Supra.
Namun Garasi Drift mengangkat supercar Italia tersebut ke panggung drifting, memadukan performa brutal dengan teknik slide yang liar dan penuh gaya.
Lamborghini Murcielago Jadi Supercar Drift
Murcielago dibekali mesin naturally aspirated V12 yang bisa menghasilkan sekitar 640 tenaga kuda, mampu melesat 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 3,4 detik.
Bukan tipe yang dirancang untuk drifting, justru di situlah tantangan sesungguhnya muncul.
Di tangan para mekanik Garasi Drift, karakter mesin supercar itu tetap dipertahankan namun dikombinasikan dengan pendekatan teknik baru.
Tim ini melakukan rekayasa ulang struktur sasis, distribusi bobot, dan setup kelistrikan, agar banteng Italia bisa slide layaknya mobil drift profesional tanpa mengorbankan identitas aslinya.
Filosofi Drift Bull : Gabungkan Dua Dunia
Nama “Drift Bull” sendiri memberi makna kuat tentang perpaduan dua dunia otomotif, supercar legendaris Italia dan budaya drifting Indonesia yang enerjik.
Lamborghini telah lama dikenal sebagai simbol performa tinggi dan desain berani, sementara drifting menuntut keterampilan, presisi, dan keberanian.
Proyek ini bukan sekadar eksperimen estetika, Garasi Drift ingin menunjukkan bahwa mobil eksotis bisa beradaptasi dengan budaya modifikasi yang biasanya didominasi oleh mobil Jepang.
Transformasi Murcielago menjadi Drift Bull pun jadi bukti nyata kreativitas, teknik tinggi, dan semangat inovasi dalam dunia modifikasi lokal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media