Otomotif . 04/03/2026, 12:59 WIB

Hino Tekan Penurunan Penjualan Sasis Bus 2025 Lewat Layanan Pembiayaan

Penulis : Tuahta Aldo  |  Editor : Tuahta Aldo

fin.co.id - PT Hino Motors Sales Indonesia berhasil menahan laju penurunan penjualan sasis bus di sepanjang 2025, berkat strategi layanan pembiayaan yang aktif ditawarkan perusahaan.

Direktur Penjualan dan Purnajual Hino, Susilo Darmawan mengungkapkan, layanan pembiayaan internal membantu konsumen mendapatkan keringanan kredit.

"Kalau tidak ditopang itu, itu mungkin turunnya enggak 19 persen, mungkin paling tidak menjadi 25 persen," ungkap Susilo Darmawan.

Dengan langkah yang dilakukan tersebut, membuat minat pembelian sasis bus Hino tetap berjalan meskipun kondisi pasar menantang.

Menurutnya, tanpa layanan ini, penurunan penjualan bisa mencapai sekitar 25 persen, lebih besar dibanding realisasi 19 persen di segmen sasis bus.

Hino menjual berbagai jenis chassis bus ukuran besar dan medium seperti RM280 ABS, RK280 STD, dan RK280 ABS yang populer untuk pariwisata maupun transportasi jarak jauh.

Namun permintaan memang menurun karena beberapa faktor eksternal, diantaranya penurunan minat layanan bus akibat kebijakan pembatasan area wisata yang sempat diberlakukan.

"Beberapa saat yang lalu ada policy (kebijakan) mengenai adanya pembatasan atau larangan untuk mengadakan tur di satu area, itu yang menyebabkan sebetulnya demand atau permintaan penumpangnya itu juga turun," jelasnya.

Ketidakstabilan ekonomi juga membuat pihak bank dan perusahaan pembiayaan lebih selektif memberikan kredit otomotif, mempengaruhi keputusan calon pembeli.

Dalam situasi itu, layanan pembiayaan yang ditawarkan langsung oleh Hino menjadi penyelamat.

Program ini mempermudah proses kredit bagi pembeli, sehingga daya beli di segmen bus tetap jalan meskipun pasar mengalami kontraksi.

"Situasi ekonomi yang memang belum stabil ini, ya tentu saja pihak financing company maupun bank yang memberikan pembiayaan berpikir untuk lebih berhati-hati. Karena kredit yang mereka berikan kepada konsumen itu tentu saja dengan segala risikonya," ucapnya.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan sasis bus domestik tahun lalu mencapai 4.541 unit, turun sekitar 1.100 unit dibanding periode sebelumnya.

Produksi sasis Hino juga turun dari 23.823 unit di 2024, menjadi 18.450 unit di 2025.

Strategi pembiayaan bukan hanya menyelamatkan angka penjualan, tetapi juga menunjukkan peran penting layanan financing dalam menjaga daya tarik produk otomotif di tengah tekanan ekonomi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com