Cepat Serbu! Kuliner Langka Ramadhan di Indramayu Ini Cuma Ada Setahun Sekali!

lifestyle.fin.co.id - 08/03/2026, 17:17 WIB

Cepat Serbu! Kuliner Langka Ramadhan di Indramayu Ini Cuma Ada Setahun Sekali!

Mie Ragit Khas Indramayu

fin.co.id - Pecinta kuliner, siap-siap gigit jari kalau sampai kelewatan hidangan takjil legendaris yang satu ini! Di Kabupaten Indramayu, ada satu makanan tradisional super spesial yang kemunculannya sangat misterius dan langka, karena strictly cuma ada saat bulan suci Ramadhan tiba. Namanya Mi Ragit, kuliner otentik yang siap menggoyang lidah siapa saja yang beruntung menemukannya.

Kenapa Anda Wajib Berburu Mi Ragit Sekarang Juga?

Jangan anggap remeh kelezatan kuah santan gurih beraroma rempah pilihan yang mengepul hangat. Aroma harum yang dimasak setiap hari sekitar pukul 12.00 di Komplek Perumahan Bumi Dermayu Indramayu (BDI) 3, Desa Tambak, langsung menusuk hidung dan bikin perut keroncongan tak tertahankan. Bayangkan perpaduan sempurna kuah kaya rasa itu disajikan dengan taburan udang kering (ebi) yang renyah dan irisan telur dadar lembut di atasnya. Perfect combo untuk membatalkan puasa!

Kelezatan tiada tara ini bertahan berkat tangan terampil Muhammad Iman (52), sosok penjaga resep rahasia leluhur yang memastikan Mi Ragit tetap eksis hingga detik ini. Cita rasa otentik yang ditawarkannya benar-benar membuat Mi Ragit menjadi menu takjil paling diburu di Indramayu.

Resep Rahasia Warisan Turun-Temurun

Usut punya usut, Iman sendiri mengaku tidak tahu pasti sejarah awal Mi Ragit mulai dikenal luas masyarakat Indramayu. Namun, satu hal yang pasti: resep ajaib ini diwariskan secara turun-temurun di keluarganya dan sudah sangat identik sebagai hidangan khas Ramadhan yang wajib ada.

“Kalau sejak kapan persisnya, saya juga tidak tahu. Tapi resep Mi Ragit ini sudah turun-temurun dari keluarga. Biasanya memang hanya dibuat saat bulan Ramadan, jadi sudah dikenal sebagai kuliner khas Ramadan di Indramayu,” ujar Iman, Minggu (8/3).

Keahlian Iman membuat Mi Ragit didapat langsung dari orang tuanya. Resep tersebut terus ia jaga dengan sangat teliti, termasuk cara mengolah kuah santan gurih dengan aroma rempah khas serta taburan udang kecil yang menjadi ciri utama dan pembeda hidangan ini.

“Bisa dibilang ini warisan keluarga. Alhamdulillah, sampai sekarang masih terus kami buat agar masyarakat Indramayu tetap bisa menikmati Mi Ragit,” katanya penuh rasa syukur.

Dibalik Kelezatan Mi Ragit yang Bikin Ketagihan

Iman bukanlah pemain baru; ia telah konsisten berjualan Mi Ragit selama sekitar 14 tahun setiap bulan Ramadhan tiba. Dalam sehari, ia mampu mengolah sekitar empat kilogram tepung berkualitas yang bisa menghasilkan sekitar 50 porsi Mi Ragit siap santap.

Mi Ragit sendiri terbuat dari tepung yang dicampur dengan telur ayam, menghasilkan tekstur mi yang kenyal dan memuaskan saat dikunyah. Rahasia kuah gurihnya berasal dari santan kelapa murni yang dimasak perlahan bersama berbagai rempah alami, seperti bawang putih dan daun jeruk segar. Menariknya, Iman menegaskan tidak menggunakan penyedap rasa sama sekali, sehingga cita rasa gurih alaminya murni berasal dari bumbu asli serta taburan udang kecil (ebi) yang lezat.

Murah Meriah, Tapi Siap-Siap Antre!

Kabar gembira buat kantong Anda! Harga seporsi Mi Ragit hangat ini terbilang sangat ramah di dompet. Dengan merogoh kocek hanya sekitar Rp5.000 hingga Rp7.000 saja, Anda sudah bisa menikmati kelezatan otentik Mi Ragit Indramayu untuk menu berbuka puasa yang istimewa.

“Alhamdulillah, setiap hari selalu habis. Biasanya banyak yang memesan terlebih dahulu, nanti tinggal diambil saat sudah siap,” ungkap Iman mengenai tingginya antusiasme pembeli. Jadi, kalau Anda tidak mau kehabisan, buruan pesan sekarang atau bersiaplah kecewa!

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID