Beauty . 01/04/2026, 21:47 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Banyak orang sering mengira kulit yang berubah menjadi kecokelatan setelah liburan adalah tanda sun kissed yang estetik. Padahal, kenyataannya kulit kamu sedang berteriak minta tolong karena mengalami peradangan akut. Jika kamu membiarkannya tanpa penanganan yang tepat, siap-siap saja menghadapi risiko penuaan dini, flek hitam yang membandel, hingga kerusakan tekstur kulit yang permanen.
Kulit terbakar matahari atau sunburn ini menjadi ancaman serius, terutama bagi warga urban yang hobi melakukan kegiatan luar ruangan tanpa proteksi maksimal. Sebelum kondisi kulit semakin parah dan mulai mengelupas perih, segera lakukan langkah-langkah darurat berikut ini untuk menenangkan sel kulit yang meradang.
Segera turunkan suhu kulit dengan mandi air dingin (bukan air es). Air dingin membantu meredakan peradangan dan nyeri. Gunakan handuk dengan cara ditepuk-tepuk lembut, jangan digosok, agar tidak memperparah iritasi.
Oleskan gel lidah buaya yang bebas alkohol dan pewangi secara tebal. Untuk efek relaksasi maksimal, simpan gel di lemari es sebelum digunakan. Ini membantu menenangkan saraf kulit dan mencegah kulit cepat mengelupas.
Luka bakar menarik cairan tubuh ke permukaan kulit, sehingga kamu berisiko dehidrasi. Tingkatkan asupan air putih atau minuman elektrolit. Hindari kafein dan alkohol karena dapat mempercepat kehilangan cairan.
Biarkan kulit mati terlepas secara alami untuk menghindari infeksi dan bekas luka. Jika muncul lepuhan, jangan dipecahkan karena lepuhan tersebut adalah pelindung alami bagi lapisan kulit baru di bawahnya.
Gunakan pakaian longgar berbahan katun dan aksesori pelindung (topi/kacamata) saat keluar rumah. Wajib gunakan physical sunscreen (mengandung Zinc Oxide/Titanium Dioxide) minimal SPF 30 untuk melindungi kulit yang sedang sensitif.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa meminimalkan kerusakan jangka panjang dan mengembalikan kesehatan kulit dengan lebih cepat. Ingat, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media