Otomotif . 23/06/2026, 14:42 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Kondisi fisik yang buruk ini menyebabkan percikan api yang keluar menjadi sangat lemah atau bahkan mati total. Tanpa adanya percikan api yang menyalak dengan kuat, campuran bensin dan udara di dalam ruang bakar tidak akan pernah bisa meledak untuk menghidupkan mesin.
Gejala Utama: Mesin motor hanya berbunyi putaran dinamo seolah-olah mau hidup tetapi tidak kunjung menyala, meskipun daya aki Anda sebenarnya masih sangat kuat.
3. Karburator Sumbat atau Malafungsi Sistem Injeksi (FI)
Komponen ketiga yang harus Anda periksa adalah sektor pengabut bahan bakar, yang berbeda penanganannya tergantung pada teknologi motor Honda Anda:
Untuk Motor Karburator: Kotoran atau kerak sisa bensin sering kali menyumbat saluran idle atau pilot jet. Sumbatan ini mengacaukan komposisi ideal antara bahan bakar dan udara saat Anda melakukan start dingin.
Untuk Motor Injeksi (FI): Komponen choke elektronik (fast idle device) tidak bekerja secara optimal, atau kondisi throttle body sudah terlalu kotor oleh tumpukan debu udara.
Gejala Utama: Mesin sangat sulit hidup kecuali Anda menyemprotkan cairan carb cleaner atau menarik tuas choke manual dalam waktu lama. Mesin juga akan langsung mati mendadak begitu Anda melepas tuas gas.
4. Fuel Pump yang Kehilangan Tekanan
Bagi Anda yang mengendarai motor Honda bersistem injeksi modern, keberadaan fuel pump atau pompa bahan bakar sangatlah vital. Masalah akan terjadi ketika dinamo di dalam fuel pump mulai melemah, sehingga tidak mampu mengalirkan tekanan bensin yang cukup menuju injektor saat pertama kali Anda menyalakan motor. Tekanan bahan bakar yang rendah ini otomatis membuat proses starting awal menjadi sangat berat dan menguras daya aki.
Gejala Utama: Saat Anda memutar kunci kontak ke posisi ON, Anda tidak akan mendengar suara dengungan halus berbunyi “ngung” dari dalam tangki bensin selama 1-2 detik. Mesin hanya berputar tanpa ada bensin yang menyemprot.
5. Kepala Busi (Cangklong) dan Koil Pengapian
Komponen terakhir yang tidak boleh Anda luputkan dari pemeriksaan adalah kepala busi dan koil pengapian. Seiring berjalannya waktu, kepala busi yang sudah berumur tua atau retak bisa mengalami kebocoran arus listrik. Akibatnya, tegangan listrik amat tinggi yang berasal dari koil pengapian justru terbuang keluar dan tidak sampai ke ujung busi. Selain itu, koil yang sudah mulai rusak juga hanya akan menghasilkan hantaran api yang sangat lemah.
Gejala Utama: Masalah pada komponen ini sering kali memicu getaran mesin yang tidak normal (pincang) atau tenaga motor terasa kedodoran saat Anda kendarai.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media