Otomotif . 25/06/2026, 15:10 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Namun, jika Anda berada dalam situasi terjepit dan terpaksa harus melewati genangan tersebut, ukurlah ketinggian air terlebih dahulu. Gunakan trotoar jalan atau roda mobil lain sebagai patokan. Secara umum, air yang tingginya masih berada di bawah setengah roda mobil masih relatif aman untuk Anda lewati, dengan catatan tidak ada arus air yang deras.
Berikut adalah tips aman saat Anda terpaksa menerjang genangan air:
Kemudikan mobil secara perlahan: Jalankan mobil dengan konstan dan jangan terburu-buru agar tidak menciptakan gelombang air yang tinggi ke arah mesin.
Gunakan gigi rendah: Posisikan tuas transmisi di gigi 1 untuk mobil manual, atau pindahkan ke mode L/1 jika Anda mengendarai mobil matik.
Jaga putaran mesin stabil: Pertahankan putaran mesin (RPM) berada di kisaran angka 2.000 rpm untuk mencegah air masuk melalui saluran pembuangan (knalpot).
Hindari gerakan agresif: Jangan melakukan pengereman mendadak atau akselerasi secara tiba-tiba di dalam air.
Jaga jarak aman: Berikan ruang yang cukup dengan kendaraan di depan agar Anda memiliki ruang manuver jika mobil di depan mendadak mogok.
Setelah Anda berhasil keluar dari jebakan genangan air, segera injak pedal rem secara berulang-ulang dengan perlahan. Trik sederhana ini berfungsi untuk mengeringkan komponen cakram atau tromol sehingga fungsi pengereman mobil Anda langsung kembali normal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media