Trend . 27/06/2026, 16:23 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Apabila Anda menyimpan dolar fisik, jaga kondisi uang tersebut dengan saksama. Kertas dolar yang kusam, terlipat, atau rusak sering kali dihargai lebih rendah oleh pihak bank maupun penukaran uang. Simpanlah di dalam brankas pribadi atau manfaatkan layanan safe deposit box (SDB) di bank untuk menjamin keamanan dari risiko pencurian atau kerusakan akibat kelembapan.
7. Pertimbangkan Diversifikasi Digital
Selain bentuk fisik dan tabungan perbankan, kini Anda bisa mempertimbangkan metode digital, seperti menggunakan stablecoin seperti Tether (USDT) atau Circle (USDC). Aset ini dipatok dengan nilai 1:1 terhadap dolar AS. Meskipun praktis, pastikan Anda memahami profil risiko dan keamanan platform digital sebelum terjun ke instrumen ini.
Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan metode yang tepat, menabung dolar akan menjadi pelindung aset yang tangguh bagi masa depan finansial Anda.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media