Mengganggu Saat Hujan, Ini Penyebab Wiper Mobil Berdecit dan Cara Mengatasinya

lifestyle.fin.co.id - 30/06/2026, 13:33 WIB

Mengganggu Saat Hujan, Ini Penyebab Wiper Mobil Berdecit dan Cara Mengatasinya

Mengganggu Saat Hujan, Ini Penyebab Wiper Mobil Berdecit dan Cara Mengatasinya

fin.co.id -- Komponen wiper mobil memegang peran yang sangat krusial dalam menjaga visibilitas atau pandangan pengemudi tetap jelas, terutama saat berkendara di tengah guyuran hujan lebat. Namun, kinerja wiper terkadang kerap terganggu oleh kemunculan suara decitan "cit-cit" yang sangat bising. Suara ini tidak hanya merusak kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi sinyal kuat adanya masalah serius pada bagian karet wiper atau permukaan kaca depan mobil Anda.

Bagi para pemilik kendaraan roda empat, mengabaikan kondisi ini bisa berakibat fatal. Pasalnya, wiper yang tidak bekerja optimal berpotensi merusak lapisan kaca dan memicu baret permanen yang mahal biaya perbaikannya. Oleh karena itu, Anda perlu memahami secara detail apa saja faktor penyebab dan bagaimana langkah taktis untuk mengatasi gangguan tersebut secara mandiri.

Membedah Faktor Penyebab Wiper Mobil Berdecit

Munculnya suara decitan yang mengganggu telinga saat wiper bergerak naik-turun umumnya bersumber dari beberapa masalah teknis berikut ini:

1. Karet Wiper Sudah Mengeras atau Retak

Faktor cuaca ekstrem di Indonesia menjadi musuh utama bagi komponen karet. Paparan panas matahari yang menyengat secara terus-menerus saat mobil terparkir di luar ruangan akan mempercepat kerusakan karet wiper. Akibatnya, karet kehilangan elastisitasnya, menjadi keras, retak-retak, dan kaku. Kondisi ini membuat pergerakan bilah wiper menjadi tersendat-sendat di atas permukaan kaca sehingga menimbulkan bunyi berisik.

2. Permukaan Kaca Depan Kotor dan Berminyak

Polusi jalanan, debu pekat, sisa cipratan oli, hingga sisa sabun pencuci mobil yang tidak dibilas dengan sempurna dapat menempel dan menumpuk di kaca depan. Lapisan kotoran dan minyak ini menciptakan tekstur permukaan yang tidak rata. Ketika wiper menyapu kaca, gesekan yang terjadi menjadi tidak seimbang dan memicu getaran yang menghasilkan suara decitan nyaring.

3. Tekanan Lengan (Wiper Arm) Tidak Seimbang

Lengan wiper mengandalkan mekanisme pegas untuk menekan bilah karet agar menempel sempurna pada lekukan kaca depan. Jika setelan lengan ini terlalu kencang atau justru sudah mulai longgar karena faktor usia, karet wiper tidak akan menapak secara merata. Efeknya, wiper akan melompat-lompat saat beroperasi dan memicu suara bising.

4. Penggunaan Cairan Washer yang Tidak Tepat

Banyak pemilik mobil masih memiliki kebiasaan buruk dengan mengisi tangki cairan washer menggunakan air keran biasa tanpa tambahan formula pembersih khusus. Air biasa tidak memiliki kandungan pelumas (lubricant) yang cukup. Akibatnya, tingkat gesekan antara karet dan kaca menjadi jauh lebih kasar, terutama saat intensitas hujan masih gerimis atau kondisi kaca cenderung kering.

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.