Trend . 01/07/2026, 16:12 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Banyak pengguna listrik prabayar mengeluh karena merasa token mereka cepat habis, bahkan sering menuduh sistem meteran error atau merasa penggunaan listrik mereka "boncos". Padahal, dalam banyak kasus, penyebab utama tagihan membengkak justru berasal dari kebiasaan sehari-hari yang sering kita abaikan. Jika Anda memahami pola konsumsi energi di rumah, Anda bisa menekan pengeluaran token secara signifikan tanpa harus hidup dalam kegelapan.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai penyebab listrik boros dan langkah praktis untuk menghemat penggunaan listrik prabayar agar dompet tetap aman.
Penyebab listrik boros sebenarnya sering kali bersumber dari hal-hal yang dianggap remeh. Tanpa disadari, perilaku konsumtif energi ini secara akumulatif menguras pulsa listrik Anda dengan cepat.
Banyak orang sering lupa mencabut pengisi daya ponsel (charger), kabel televisi, atau speaker setelah digunakan. Padahal, perangkat yang masih menempel pada stop kontak tetap mengonsumsi daya listrik, meskipun dalam jumlah kecil (standby power). Jika banyak perangkat melakukan ini secara bersamaan, tentu akumulasi dayanya akan terasa di meteran.
Lalai Mematikan Lampu
Membiarkan lampu menyala di ruangan yang kosong adalah kebiasaan buruk yang paling umum. Meski lampu LED modern sudah cukup efisien, membiarkannya menyala seharian tetap membuang energi secara cuma-cuma.
Mengabaikan Penggunaan AC
AC merupakan salah satu perangkat dengan konsumsi daya tertinggi, bahkan bisa mencapai 1.920–2.570 watt. Banyak orang sengaja meninggalkan AC dalam posisi menyala saat keluar rumah dengan alasan ingin merasakan suhu sejuk saat kembali. Padahal, perilaku ini adalah pemborosan energi yang sangat besar.
Pola Penggunaan Elektronik yang Kurang Bijak
Selain tiga hal di atas, ada beberapa perilaku lain yang perlu Anda koreksi:
Menyalakan televisi meski tidak sedang ditonton.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media