Rumah subsidi biasanya memiliki tipe terbatas, yakni 27, 30, atau 36. Jangan sampai pemilihan furnitur atau material justru membuat rumah terasa sempit. Jika anggaran tersedia, ganti keramik standar putih polos dengan keramik motif granit ukuran 60x60 atau lantai vinyl motif kayu. Lantai yang menyatu dengan sedikit nat akan membuat ruangan terasa lebih luas dan mewah.
Trik klasik lainnya adalah memasang cermin besar di salah satu sisi dinding ruang tamu. Cermin mampu memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi visual yang membuat ruangan terasa dua kali lipat lebih besar.
Strategi Material Murah dan Konsep Rumah Tumbuh
Pilihlah material yang cerdas. Gunakan bata ringan atau hebel untuk menutup area belakang. Meskipun harga per buah sedikit lebih mahal, pengerjaannya jauh lebih cepat dan irit adukan semen, sehingga biaya upah tukang harian bisa berkurang drastis dibandingkan menggunakan bata merah konvensional.
Jangan ragu mencari keramik "KW 2" atau keramik sale cuci gudang untuk area dapur atau gudang. Kualitasnya sering kali tidak jauh berbeda dengan kualitas utama, dan cacat produksinya pun biasanya hampir tidak terlihat oleh mata awam. Harga yang ditawarkan bisa mencapai 30-40% lebih murah dari harga toko.
Terakhir, terapkan konsep "Rumah Tumbuh". Anda tidak harus memaksakan renovasi selesai 100% dalam sekali jalan. Kerjakan bagian yang menjadi prioritas, yaitu dapur dan aspek keamanan, terlebih dahulu. Estetika dan dekorasi tambahan bisa menyusul saat tabungan sudah kembali terkumpul. Dengan perencanaan yang matang dan kasih sayang dalam menatanya, rumah subsidi Anda akan bertransformasi menjadi hunian impian yang nyaman bagi keluarga.