Trend

Wajib Tahu! 3 Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total Tanpa Merusak Mata

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Ini Wilayah yang Dilintasi dan Cara Aman Menyaksikannya

Wajib Tahu! 3 Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total Tanpa Merusak Mata
Gerhana Matahari Total. Foto: Istimewa.

fin.co.id - Gerhana Matahari total kembali menyapa langit pada Rabu, 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi ini menjadi salah satu peristiwa yang paling dinantikan karena jalur totalitasnya melintasi sejumlah wilayah penting di dunia.

Gerhana Matahari total tersebut akan melintasi Greenland, Islandia, Rusia, Samudra Atlantik, hingga Spanyol dan sebagian kecil Portugal. Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung dari wilayah Tanah Air.

Meski begitu, Masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti fenomena Gerhana Matahari total melalui siaran langsung yang tersedia di kanal resmi NASA.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah lintasan, antusiasme menyaksikan gerhana tentu perlu diimbangi dengan kewaspadaan. Sebab, melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan khusus dapat membahayakan mata, terutama ketika fase sebagian gerhana berlangsung.

Cara Aman Melihat Gerhana Matahari

1. Gunakan Kacamata Gerhana Khusus

Cara pertama sekaligus salah satu metode yang disarankan adalah menggunakan eclipse glasses atau kacamata gerhana khusus.

Kacamata hitam biasa tidak aman untuk melihat Matahari secara langsung, meskipun lensanya terlihat sangat gelap. Karena itu, masyarakat yang ingin mengamati gerhana perlu menggunakan kacamata gerhana yang memenuhi standar internasional ISO 12312-2.

2. Gunakan Metode Pinhole Projector

Masyarakat juga dapat memilih metode pinhole projector jika tidak ingin menatap Matahari secara langsung.

Caranya cukup sederhana. Siapkan selembar kartu atau kertas tebal, kemudian buat sebuah lubang kecil pada permukaannya. Setelah itu, arahkan cahaya Matahari agar melewati lubang tersebut dan jatuh ke permukaan lain, seperti kertas putih atau tanah.

3. Jangan Asal Gunakan Kamera, Binokular, atau Teleskop

Selain mata secara langsung, penggunaan perangkat optik saat gerhana juga membutuhkan perhatian ekstra.

Kamera, binokular, dan teleskop dapat mengumpulkan serta memusatkan cahaya Matahari. Karena itu, masyarakat tidak boleh menggunakan perangkat tersebut secara sembarangan untuk mengamati gerhana.

Perangkat optik harus memiliki filter Matahari yang terpasang pada bagian depan lensa. Filter yang tepat menjadi bagian penting dalam penggunaan kamera, binokular, maupun teleskop saat mengamati Matahari.

Berita Terkait