Trend . 16/08/2026, 07:59 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka peluang besar bagi mahasiswa kedokteran Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke Jepang. Lewat program beasiswa S1 Kedokteran ke Jepang 2026, peserta berkesempatan menempuh pendidikan selama enam tahun di International University of Health and Welfare (IUHW).
Program ini menarik perhatian karena Kemenkes tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan. Penerima beasiswa juga mendapatkan pelatihan bahasa Jepang, tempat tinggal, makan, hingga uang saku bulanan.
Kemenkes membuka program pendidikan kedokteran selama enam tahun di International University of Health and Welfare atau IUHW. Kampus swasta pertama di Jepang ini memiliki fokus pada bidang kesehatan, ilmu kedokteran, dan kesejahteraan sosial.
Program tersebut juga menyiapkan peserta untuk menjalani pendidikan dan proses lanjutan yang berlaku di Jepang. Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan wajib mengikuti National Examination for Medical Practitioners yang menggunakan bahasa Jepang.
Tidak berhenti di sana, lulusan juga harus menjalani masa residensi selama dua tahun. Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, peserta wajib kembali ke Indonesia.
Kemenkes memberikan sejumlah fasilitas untuk mendukung peserta selama menjalani pendidikan.
Berikut manfaat yang tersedia:
Program ini menyasar mahasiswa kedokteran aktif. Namun, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengikuti proses seleksi.
Berikut persyaratannya:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media