Kemenkes Buka Beasiswa S1 Kedokteran ke Jepang 2026, Cek Syarat & Kuotanya!
Beasiswa S1 Kedokteran ke Jepang 2026 dari Kemenkes menawarkan kuliah gratis 6 tahun, asrama, makan, dan uang saku bulanan.
Selain memenuhi persyaratan umum, kandidat perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk proses pendaftaran.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- Formulir pendaftaran IUHW yang berisi data pribadi
- Rapor atau transkrip pendidikan SMA
- Ijazah SMA
Daftar Kampus dan Kuota Beasiswa
Kemenkes bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dalam negeri untuk mengalokasikan kuota penerima program. Jumlah kuota berbeda di setiap kampus.
Baca Juga
Berikut daftar perguruan tinggi beserta kuotanya:
- Universitas Airlangga (Unair): 6 orang
- Universitas Indonesia (UI): 5 orang
- Universitas Padjadjaran (Unpad): 5 orang
- Universitas Andalas (Unand): 4 orang
- Universitas Sam Ratulangi (Unsrat): 4 orang
- Universitas Hasanuddin (Unhas): 2 orang
- Universitas Diponegoro (Undip): 2 orang
- Universitas Jember (Unej): 2 orang
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: 3 orang
- Universitas Sumatera Utara (USU): 3 orang
- Universitas Warmadewa: 3 orang
- Universitas Syiah Kuala (USK): 2 orang
Selain kampus-kampus tersebut, Kemenkes juga mengalokasikan kuota melalui berbagai PTN dan PTS mitra Kemenkes lainnya di seluruh Indonesia.
Jadwal Seleksi dan Cara Daftar Beasiswa Kemenkes 2026
Calon peserta perlu mencatat jadwal karena proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahap.
Baca Juga
Berikut jadwal lengkapnya:
- Pendaftaran online: 10-25 Agustus 2026
- Seleksi administrasi: 26-31 Agustus 2026
- Tes tertulis dan wawancara: September 2026
- Pengumuman akhir: 31 September 2026
Pendaftaran dan penyampaian berkas resmi dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Beasiswa Kemenkes di sibk.kemkes.go.id.