Trend . 03/09/2026, 15:31 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Bau apek dari AC mobil memang bikin perjalanan terasa kurang nyaman. Apalagi ketika aroma tersebut langsung tercium begitu AC dinyalakan. Kabin yang seharusnya terasa segar justru bisa dipenuhi bau lembap dan tidak sedap.
Namun, Anda tidak selalu membutuhkan bahan khusus untuk membantu mengurangi masalah tersebut. Ada beberapa bahan sederhana yang bisa Anda manfaatkan di dalam kabin mobil.
Berikut cara menghilangkan bau apek AC mobil menggunakan bahan alami.
Bubuk kopi kering dapat menyerap bau sekaligus memberikan aroma yang lebih segar. Karena itu, bahan ini bisa menjadi pilihan ketika kabin mobil mulai terasa berbau apek.
Cara menggunakannya juga cukup mudah. Siapkan bubuk kopi yang benar-benar kering. Jangan menggunakan ampas kopi yang masih basah karena kondisi tersebut justru tidak sesuai untuk penggunaan di dalam kabin.
Setelah itu, masukkan bubuk kopi ke dalam kantong kain yang memiliki pori-pori atau gunakan mangkuk kecil sebagai wadah. Letakkan wadah tersebut di bawah jok mobil atau di dekat ventilasi AC.
Kemudian, diamkan selama semalaman atau beberapa hari. Selama berada di dalam kabin, bubuk kopi akan membantu menyerap bau tidak sedap sehingga aroma apek perlahan berkurang.
Arang aktif memiliki kemampuan menyerap partikel penyebab bau. Berbeda dengan kopi, arang aktif tidak memberikan aroma tambahan. Jadi, bahan ini cocok bagi Anda yang ingin mengurangi bau tanpa menggantinya dengan aroma lain.
Untuk menggunakannya, siapkan beberapa potong arang aktif atau arang bambu. Masukkan arang ke dalam wadah terbuka atau kantong jaring.
Berikutnya, letakkan wadah tersebut di beberapa sudut kabin mobil. Anda juga bisa menempatkannya di area yang terasa lembap.
Bahan ini memiliki sifat alkalin yang dapat membantu menetralisir sumber bau asam dan apek pada bagian interior mobil.
Baking soda bisa Anda gunakan pada karpet atau jok berbahan kain. Caranya, taburkan sedikit baking soda secara merata pada permukaan yang ingin Anda tangani.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media