Trend . 06/09/2026, 08:51 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau telah mencapai sebagian wilayah Jakarta pada Minggu, 6 Septembr 2026. Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena sebaran abu vulkanik juga meluas ke sejumlah wilayah lain.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebaran abu vulkanik terpantau hingga sebagian wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. BMKG mendapatkan gambaran tersebut berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9.
Berdasarkan pemantauan BMKG, terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satu klaster bergerak menuju wilayah Jabodetabek. Sebaran abu vulkanik pada klaster ini terpantau mencapai ketinggian hingga 20.000 kaki.
Sementara itu, klaster lainnya bergerak hingga wilayah Lampung dan Bengkulu. Sebaran pada klaster tersebut bahkan terpantau mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki.
Dengan meluasnya sebaran tersebut, masyarakat perlu mengambil langkah perlindungan diri, khususnya ketika abu vulkanik berada di sekitar lingkungan aktivitas.
Gunakan masker debu, N95, atau kain basah untuk menutup hidung dan mulut agar abu vulkanik tidak masuk ke saluran pernapasan.
Lindungi mata dari iritasi akibat abu vulkanik dengan menggunakan kacamata pelindung. Hindari juga memakai lensa kontak saat berada di area yang terpapar abu.
Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang untuk mengurangi paparan abu vulkanik secara langsung pada kulit.
Hindari mengemudikan kendaraan kecuali dalam kondisi darurat karena abu vulkanik dapat merusak mesin dan rem serta mengurangi jarak pandang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media