Sering Dikira Sama, Ternyata Ini Bedanya Krakatau dan Anak Krakatau
Krakatau dan Anak Krakatau bukan gunung yang sama. Simak sejarah letusan 1883 dan proses munculnya Anak Krakatau pada 1927.
Proses pertumbuhan Anak Krakatau juga berlangsung secara bertahap. Gunung api ini terus berkembang melalui akumulasi material vulkanik yang keluar dari berbagai erupsi.
Mengapa Anak Krakatau Bisa Terus Berubah?
Anak Krakatau tergolong gunung api yang masih relatif muda dan aktif. Kondisi tersebut membuat bentuk maupun ketinggiannya dapat berubah seiring aktivitas vulkanik.
Ada beberapa proses yang berperan dalam perubahan tersebut, mulai dari aktivitas erupsi, pertumbuhan lava, hingga proses longsoran.
Artinya, bentuk Anak Krakatau tidak selalu berada dalam kondisi yang sama. Aktivitas vulkanik dapat menambah material dan memengaruhi pertumbuhan gunung, sementara longsoran juga dapat mengubah bentuk tubuhnya.