Trend

Hanya 30 Detik, Cara Cepat Menenangkan Diri saat Stres Mulai Menumpuk

Stres sering datang tanpa memberi banyak waktu untuk bersiap. Pesan kerja yang menumpuk, kemacetan, konflik kecil, atau tuntutan yang terasa tidak selesai

Hanya 30 Detik, Cara Cepat Menenangkan Diri saat Stres Mulai Menumpuk
cara menghilangkan stres, Image: DALL·E 3

Namun, napas dalam tidak perlu dilakukan berlebihan. Jika muncul pusing, sesak, atau rasa tidak nyaman, kembalilah ke pola bernapas normal. Untuk kecemasan berat, serangan panik berulang, atau stres yang mengganggu aktivitas sehari-hari, bantuan dokter atau tenaga kesehatan jiwa tetap diperlukan.

Beri Sentuhan Menenangkan kepada Diri Sendiri

Sentuhan dapat memberi rasa aman dan nyaman. Ketika tidak ada orang lain di dekat kita, bentuk sederhana dari dukungan tersebut dapat dilakukan melalui self-soothing touch atau sentuhan menenangkan kepada diri sendiri. Praktiknya sangat singkat dan tidak membutuhkan apa pun selain perhatian pada tubuh.

Letakkan satu atau dua tangan di dada, perut bagian atas, atau lengan atas. Rasakan kehangatan dan tekanan lembut dari telapak tangan. Sambil bernapas perlahan, ucapkan kalimat yang lebih ramah kepada diri sendiri, misalnya, “Saya sedang menghadapi hal yang berat, tetapi saya bisa melaluinya pelan-pelan.”

Sebuah penelitian mengenai mikropraktik harian menemukan bahwa latihan sentuhan menenangkan selama sekitar 20 detik berkaitan dengan kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah dibandingkan kelompok pembanding. Hasil ini menunjukkan bahwa kebiasaan kecil dapat memberi manfaat terukur, meski efeknya tentu berbeda pada setiap orang.

Poin pentingnya adalah mengganti kebiasaan menghakimi diri sendiri dengan respons yang lebih penuh belas kasih. Ketika stres datang, banyak orang justru menyalahkan diri karena merasa tidak cukup cepat, kuat, atau produktif. Memberi ruang singkat untuk menenangkan diri dapat membantu memutus pola tersebut.

Pilih Cara yang Paling Mudah Dilakukan

Tidak semua teknik cocok bagi setiap orang. Ada yang merasa terbantu dengan napas lambat, sementara yang lain lebih nyaman melakukan peregangan atau menyentuh dada saat merasa panik. Tidak ada kewajiban untuk mencoba seluruh cara sekaligus. Satu kebiasaan yang realistis dan dapat dilakukan secara rutin lebih berguna daripada banyak metode yang akhirnya ditinggalkan.

Mikropraktik juga tidak dimaksudkan untuk menutupi masalah besar, seperti beban kerja yang tidak sehat, konflik berkepanjangan, atau gangguan kecemasan. Namun, kebiasaan 30 detik dapat menjadi langkah awal untuk menurunkan intensitas reaksi tubuh sebelum seseorang menentukan tindakan berikutnya.

Penutup

Ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa tubuh dan pikiran dapat merespons perubahan kecil dalam napas, gerakan, tawa, serta sentuhan yang penuh perhatian. Tiga napas lambat, peregangan ringan, tawa singkat, atau tangan yang diletakkan di dada memang tidak langsung menyelesaikan penyebab stres. Akan tetapi, langkah sederhana ini dapat membantu menciptakan jeda agar seseorang tidak terus terbawa ketegangan.

Saat stres mulai menumpuk, 30 detik mungkin terasa sangat singkat. Namun, dalam waktu sesingkat itu, seseorang dapat memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk berhenti sejenak, bernapas, dan kembali menghadapi hari dengan lebih tenang.

Referensi

Melissa Hogenboom, 30-second habits to improve your mood, BBC Future

E. S. Susman dan rekan-rekan, Daily micropractice can augment single-session interventions, Behaviour Research and Therapy

Berita Terkait