Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober: Asal-Usul Pengakuan UNESCO
Hari Batik Nasional 2026 diperingati 2 Oktober. Simak sejarah, tema Batik Tulungagung, dan rangkaian perayaannya di Surabaya.
Tema Hari Batik Nasional 2026: Batik Tulungagung
Memasuki peringatan Hari Batik Nasional 2026, Batik Tulungagung menjadi fokus utama.
Batik asal Tulungagung dipilih karena masih mempertahankan nuansa klasik pada motifnya dibandingkan dengan sejumlah batik dari daerah lain di Jawa Timur.
Yayasan Batik Nasional menyampaikan bahwa pengangkatan Batik Tulungagung menjadi tema Hari Batik Nasional 2026 bertujuan untuk mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kekayaan batik dari salah satu daerah di Jawa Timur.
Tidak hanya itu, tema tersebut juga menjadi bagian dari upaya merayakan cerita, budaya, dan kreativitas yang terus hidup di balik setiap motif batik.
Baca Juga
Surabaya Jadi Tuan Rumah Hari Batik Nasional 2026
Ada yang menarik dari perayaan Hari Batik Nasional tahun ini. Surabaya menjadi tuan rumah perayaan Hari Batik Nasional 2026.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama beberapa hari, yakni mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Sejumlah kegiatan hadir untuk memeriahkan perayaan tersebut. Pameran batik dan peragaan busana menjadi bagian dari rangkaian acara. Selain itu, berbagai kegiatan kebudayaan turut hadir untuk memperkenalkan batik kepada masyarakat dalam suasana yang lebih dekat dengan ruang publik.
Salah satu kegiatan yang mencuri perhatian adalah Batik Berlayar di Sungai Kalimas, Surabaya.
Baca Juga
Konsepnya cukup unik. Kegiatan tersebut membawa batik ke ruang publik dengan menghadirkan tamu dan model yang mengenakan batik untuk menaiki perahu yang dihiasi ornamen batik Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, para tamu akan menyusuri Sungai Kalimas Surabaya menggunakan perahu yang telah dihiasi ornamen batik Jawa Timur.
Rutenya juga cukup panjang, yakni mencapai 1,2 kilometer. Perjalanan dimulai dari Taman Prestasi dan berakhir di Monumen Kapal Selam.