Religi . 08/12/2023, 14:42 WIB

Bertobat dari Dosa yang Pernah Diperbuat, Inilah Rajanya Doa Memohon Ampun

Penulis : Iksan Agus A.  |  Editor : Lebrina Uneputty

وعَنْ أبي هُرَيْرَةَ  رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي اليَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

Artinya :

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu beliau berkata : Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : Demi Allah aku sungguh beristigfar dan bertaubat kepada Allah setiap harinya lebih dari tujuh puluh kali (HR Al-Bukhari)

Namun ada lagi jenis dosa yang tidak cukup hanya dengan mengucapkan istigfar atau permohonan ampun, Dosa seeperti ini, harus disertai dengan pengucapan atau ikrar dalam hati tidak akan mengulang kembali perbuatan tersebut. Misalnya dosa  menyekutukan Allah atau syirik kepadanya.

Seseorang yang telah melakukan syirik atau menyekutukan Allah , harus benar-benar melakukan taubat nasuha. Tobat nasuha adalah tobat yang sebenar-benarnya. Berjanji tidak akan mengulang kembali perbuatan tersebut. Tobat ini memiliki tata cara khusus yang harus dipenuhi, dan harus pula mengerjakan salat sunnat taubat dua rakaat.

Kemudian setelah semua rangkaian taubat nasuha dijalankan harus diserta pula dengan doa Tobat yang sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Berikut doa tobat dari dosa-dosa termasuk dosa besar

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ خَطِيْئَتِيْ، وَجَهْلِيْ، وَإِسْرَافِيْ فِي أَمْرِيْ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ جِدِّيْ وَهَزْلِيْ، وَخَطَئِيْ وَعَمْدِيْ، وَكُلُّ ذلِكَ عِنْدِيْ، اللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ، وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ، وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ، وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allahumma-ghfirli khathii-ati jahilii, wa israafii

fii amrii , wa maa Anta a'lamu bihi minnii. Allahumma ghfirlii

jiddi wa hazli, wa khatha- i wa'amdii, wa kullu

dzaalika indii. Allahumma-ghfrilii maa qaddamtu

wa maa akhkhartu, wa maa asrartu wa maa a'lantu 

wa maa  Anta a'lamu bihi minni, Anta-I Muqaddim wa

Anta - IMu-akhkhir, wa Anta 'alaa kulli syai-in Qadiir 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com