Makanan dengan tambahan gula menyebabkan peningkatan kadar insulin dalam darah dan produksi minyak berlebih di kulit.
Akibatnya, sekresi sebum menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat di pipi.
4. PCOS
Jika Anda sudah mencoba semua pengobatan dan tetap saja berjerawat di dagu atau mulut, itu mungkin merupakan tanda sindrom ovarium polikistik (PCOS).
Ini adalah masalah kesehatan tersembunyi yang seringkali mengakibatkan tubuh memproduksi terlalu banyak androgen.
Menurut Mayo Clinic berbeda dengan jenis jerawat hormonal lainnya, PCOS tidak hanya menimbulkan satu atau dua komedo putih di dagu, tetapi juga dapat menimbulkan jerawat kistik di bawah kulit sepertiga bagian bawah wajah, biasanya muncul sekitar waktu menstruasi dan memerlukan waktu lama hingga menghilang.
Ciri-ciri PCOS lainnya antara lain siklus tidak teratur, pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan dibandingkan biasanya, dan kista ovarium.
Namun, PCOS tidak terlihat sama pada semua orang, jadi sebaiknya temui dokter Anda.
BACA JUGA:
5. Faktor Kebiasaan Buruk
Perawatan Kulit Jerawat umumnya muncul di area wajah yang berminyak, seperti dagu dan area dagu.
Jerawat ini disebabkan oleh kebiasaan buruk umum yang menyebabkan munculnya jerawat di dagu dan dagu.
Kebiasaan buruk pertama yang bisa memicu timbulnya jerawat di dagu dan dagu adalah jarang mencuci muka setelah beraktivitas seharian.
Banyaknya debu, kotoran, kekeringan dan minyak di wajah menyebabkan pori-pori tersumbat dan munculnya jerawat di dagu dan dagu.