4.Penyalahgunaan obat-obatan
Lantas bagaimana cara mencegah sleep paralysis? Simak dibawah ini:
BACA JUGA:
- 5 Manfaat Luar Biasa Buah Naga yang Wajib Anda Ketahui
- Ini yang Perlu Diperhatikan saat Mengonsumsi Popcorn
1. Pastikan waktu tidur tercukupi
Kualitas tidur yang buruk dapat memicu sleep paralysis. Oleh karena itu, tidur yang cukup sangat disarankan untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Tidurlah 6–8 jam dan biasakan tidur malam serta bangun pagi di waktu yang sama setiap harinya.
2. Lakukan meditasi
Metode relaksasi pikiran dan tubuh melalui meditasi dipercaya bisa meningkatkan kualitas tidur. Ketika dilakukan sebelum tidur, meditasi bahkan bisa mengurangi insomnia atau gangguan tidur. Dengan begitu, risiko Anda mengalami sleep paralysis juga akan berkurang. Meditasi juga berguna untuk meningkatkan suasana hati serta mengurangi stres dan rasa cemas.
3. Perbaiki posisi tidur
Orang yang mengalami sleep paralysis sering kali dilaporkan tidur dalam posisi telentang. Makanya untuk mengurangi risiko terjadinya sleep paralysis, cobalah tidur dengan posisi menyamping.
4. Kurangi stres
Stres umumnya dapat menyebabkan gangguan tidur dan meningkatkan risiko seseorang mengalami sleep paralysis. Untuk mengurangi stres, Anda dapat melakukan berbagai cara, mulai dari mencoba relaksasi dengan menyalakan lilin aromaterapi atau mendengarkan musik yang disukai sebelum tidur.
5. Kurangi konsumsi minuman berkafein
Konsumsi minuman kafein berdekatan dengan waktu tidur bisa membuat Anda lebih susah tidur dan mudah cemas. Dengan kondisi seperti ini, kualitas maupun kuantitas tidur pun berkurang sehingga meningkatkan risiko terjadinya sleep paralysis. Karena itu, cobalah untuk menghindari konsumsi minuman berkafein menjelang tidur setidaknya 6 jam sebelum tidur.
6. Hindari konsumsi minuman beralkohol