Kesehatan . 29/02/2024, 14:12 WIB
Penulis : Admin | Editor : Admin
Bekam dapat meningkatkan toleransi nyeri dengan memperbaiki aliran darah, mengurangi gejala nyeri.
3. Menjaga Sifat Biomekanik pada Kulit
Terapi ini menjaga sifat biomekanik dalam kulit, melindungi dari serangan virus dan bakteri, serta mencegah penuaan dini.
4. Mengobati Peradangan
Bekam dapat mengatasi penyakit peradangan seperti arthritis, memberikan efek positif terhadap nyeri dan kekakuan sendi.
Menurunkan Risiko Penyakit Asam Urat: Bekam dapat mengurangi risiko penyakit asam urat dengan penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
5. Mengatasi Berbagai Penyakit
Bekam dapat digunakan sebagai terapi suportif untuk berbagai penyakit seperti anemia, hipertensi, migrain, varises, dan lainnya.
Efek Samping Bekam
Terapi bekam bisa menghasilkan tanda berbentuk bulat dan berwarna kemerahan pada kulit yang mirip memar, namun umumnya tidak perlu dikhawatirkan karena tanda tersebut akan menghilang sendiri dalam 1–2 minggu. Namun, beberapa efek samping yang perlu diwaspadai dari terapi bekam meliputi:
Selain itu, beberapa orang mungkin mengalami efek pusing akibat keluarnya darah, meskipun tidak semua orang merasakannya.
Meskipun bekam dianggap sebagai terapi yang relatif aman, disarankan untuk tidak melakukan terapi ini pada orang-orang dengan kondisi berikut:
Penting untuk diingat bahwa terapi bekam harus dilakukan oleh profesional medis yang terampil dan kompeten, dan alat yang digunakan harus steril untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media