4 Bahan Baju Koko yang Mesti Dihindari, Bikin Tak Nyaman dan Gerah

lifestyle.fin.co.id - 08/03/2024, 11:31 WIB

4 Bahan Baju Koko yang Mesti Dihindari, Bikin Tak Nyaman dan Gerah

Baju koko berbahan linen. Sumber foto: google

Kain akrilik berasal dari acrylonitrile. Ini adalah senyawa kimia yang banyak digunakan untuk membuat bahan kimia lain, seperti plastik, karet sintetis, dan serat akrilik.

Bahan akrilik umumnya terlihat seperti kain wol. Terlalu lama dan terlalu sering menggunakan bahan ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti sakit kepala, mual, pusing, sesak, dan masih banyak lagi. Besar kemungkinan acrylonitrile akan ikut diserap oleh tubuh jika menggunakan bahan itu terlalu lama.

4. Rayon

Kain Rayon terbuat dari serat hasil regenerasi selulosa. Selulosa secara kimia dikonversi dari bubur kayu. Serat yang digunakan dalam pembuatan kain ini digolongkan sebagai serat semisintesis. Tidak hanya produksinya yang berbahaya dan bisa mencemari lingkungan, tetapi memakai kain ini juga bisa menimbulkan penyakit. Hal ini karena kain rayon dapat memancarkan zat beracun yang memberikan efek mual, sakit kepala, muntah, nyeri dada dan otot, serta insomnia.

BACA JUGA:

 

Nah berikut bahan baju koko yang disarankan

1. Cotton Combed

Kamu salah satu pencinta baju koko model pakistan alias kurta yang panjangnya sampai di atas lutut? Tak hanya mempertimbangkan desainnya, tetapi juga sebaiknya memilih bahan kaos cotton combed. Variasi kain cotton combed yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin tinggi angkanya menunjukkan kehalusan kain dan tentunya sudah pasti nyaman. Karena itu, harganya juga agak mahal.

2. Linen

Kain linen banyak digunakan untuk baju koko karena menyerap panas dengan baik. Karena itu, harganya juga relatif lebih mahal dibandingkan bahan sintetik. Karena menjaga kualitas, pengguna tak perlu cemas jika keringatan ketika memakai baju koko bahan ini.

3. Katun Jaguar

Katun jaguar juga merupakan salah satu opsi bahan baju koko pria yang berkualitas baik dan nyaman digunakan. Baju muslim pria ini diproduksi dengan bahan katun yang mudah menyerap keringat, adem, dan ringan digunakan.

Ciri khas bahan jaguar adalah motif atau pola yang dihasilkan bukan berasal dari proses cetakan, tetapi terbuat dari hasil proses tenun. Motif yang dihasilkan pun beragam mulai dari bordir geometris hingga abstrak.

Eko Nugros
Eko Nugros
Penulis

Penulis FIN.CO.ID