Kesehatan . 21/03/2024, 08:27 WIB
Penulis : Aulia Yesella | Editor : Afdal Namakule
2. Penumpukan Asam Lambung
Rasa mual ketika berpuasa umumnya disebabkan oleh penumpukan asam lambung atau kontraksi oleh perut yang disebabkan rasa lapar karena tidak makan.
Untuk membantu proses pemecahan makanan, perut akan menghasilkan asam klorida dan ketika berpuasa, perut akan kosong dalam waktu yang cukup lama karena tidak ada makanan yang dipecah.
Hal tersebut membuat asam klorida akan menumpuk di perut dan berpotensi menyebabkan refluks asam dan rasa mual.
Jika asam klorida sudah masuk ke kerongkongan, hal ini turut menyebabkan naiknya asam lambung, muncul gejala mulas dan terakhir terasa mual.
Dan cara mengatasinya pun sangat mudah dilakukan bagi beberapa orang, berikut ini beberapa cara untuk mencegahnya.
1. Mengkonsumsi minuman seperti jus atau smoothies yang memiliki kandungan rendah gula.
2. Makanan kering seperti kurma, kismis, atau aprikot.
3. Sup kaldu dengan protein seperti lentil dan kacang-kacangan atau karbohidrat seperti contohnya kentang.
4. Mengkonsumsi makanan yang bernutrisi bagi tubuh, contohnya makanan kaya protein seperti ikan dan daging tanpa lemak.
Demikianlah penjelasan mengenai penyebab mual saat puasa serta cara mengatasinya. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media