Trend . 28/03/2024, 09:37 WIB

Harimau Jawa Hilang karena Tradisi Rampogan Macan

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

BACA JUGA:


Harimau Jawa Hilang karena Tradisi Rampogan Macan-fin/wikipedia-

Terlihat Terakhir Tahun 1976

Secara resmi, International Union for Conservation Nature secara resmi mengumumkan bahwa harimau jawa (Panthera tigris sondaica) dinyatakan punah pada tahun 1980-an. Harimau jawa terlihat terakhir di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur tahun 1976.

Dibandingkan dengan jenis-jenis harimau di Benua Asia, harimau jawa terhitung bertubuh kecil. Namun harimau ini mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar daripada harimau bali dan kurang lebih sama besar dengan harimau Sumatera. 

Harimau Jawa jantan mempunyai berat 100-140 kg. Sementara yang betina berbobot lebih ringan 75–115 kg.

Panjang kepala dan tubuh Harimau Jawa jantan sekitar 200-245 cm. Sedangkan betina sedikit lebih kecil.

Tahun 1940, harimau Jawa diperkirakan masih mencapai 200-300 ekor. Namun kemudian semakin sedikit jumlahnya dan tersisa 25-an ekor pada 1950. Pada 1976 inilah terlihat terakhir sang raja hutan dan dinyatakan punah tahun 1980-an.

Diketahui, Harimau Jawa kembali jadi bahan perbincangan setelah sejumlah peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2019 menemukan rambut yang diduga merupakan milik harimau jawa. Hasil penelitian menunjukkan, rambut itu memiliki DNA tersebut diduga kuat spesimen harimau jawa.

BACA JUGA:

 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com