BACA JUGA:
- Ternyata Ini Alasan Kenapa Manusia Dilarang Membelakangi Harimau
- Harimau Sumatera Kembali Terkam Warga, Massa Marah dan Bakar Kantor Kehutanan

Harimau Jawa Hilang karena Tradisi Rampogan Macan-fin/wikipedia-
Dalam artikel itu, Robert Wessing memberikan menginformasikan bagaimana rampogan macan itu terjadi sejak abad 17 yang berakhir pada dekade awal abad 19. Tak hanya itu. Wessing juga mengurai makna tradisi rampogan macan.
Versi lain seperti ditulis Peter Boomgard, peneliti sejarah Asia Tenggara khususnya Indonesia dari Universitas Amsterdam, Belanda menyebut rampogan macan sudah ada sejak 1605 dan berakhir pada 1906.
Seperti dikutip dari mongabay, upacara rampogan macan terbagi menjadi dua bagian. Yang pertama adalah perkelahian antara harimau dengan kerbau (Bubalus bubalis) dan banteng (Bos sundaicus).
Bagian kedua adalah pertarungan antara harimau dengan ribuan orang bersenjatakan tombak.
Tradisi rampogan macan ini seperti ditulis Wessing, kerap diselenggarakan di keraton kasunanan Surakarta dan keraton kasultanan Yogyakarta.
Sebelum rampog macan dimulai, di tengah-tengah alun-alun telah disiapkan kerangkeng yang terbuat dari kayu yang diikat memakai bambu.
Kerangkeng itu berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 3 m hingga 5 m. Sementara tingginya sekitar 5 meter dengan sebagian memiliki atap.
Di dalamnya terdapat kerbau yang sudah dihias. Ada untaian bunga yang dikalungkan di tanduk dan leher kerbau.
Harimau berada dikandang persegi empat yang lebih kecil yang diletakkan di sekeliling kandang besar. Atas perintah Susuhunan (Raja), harimau pun dipertemukan dengan sang kerbau.
BACA JUGA:
- Warga Aceh Diserang Harimau Sumatera, BKSDA Imbau Masyarakat Hati-hati Beraktivitas di Kawasan Hutan
- Bikin Ngeri! Empat Kerbau Milik Warga Diserang Harimau Sumatera di Kabupaten Agam Sumatera Barat
“Saya menyaksikan sendiri, pada kesempatan pertama, kerbau berhasil mematahkan rusuk harimau di dalam kandang. Harimau pun mati. Namun kerbau tidak selalu beruntung,” tulis John Crawfurd dalam History of the Indian Archipelago pada tahun 1967.