Wisata . 15/05/2024, 14:36 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
Pihaknya juga memintna kepada konsumen untuk tidak terlalu tertarik dengan promo yang dilakukan travel ilegal, karena tidak memiliki sertifikasi resmi.
"Iya karena, konsumennya juga belum teredukasi dengan baik, sebagai contoh, begitu ada influencer atau siapapun karena sering jalan jalan, akhinya mereka bikin open trip. padahal kan mereka bukan travel, mereka perorangan," ucapnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media