Trend . 30/01/2025, 14:09 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Terlalu banyak ikan dalam satu kolam akan meningkatkan produksi kotoran, yang akhirnya membuat air lebih cepat keruh.
Sesuaikan jumlah ikan dengan luas kolam agar kualitas air tetap stabil.
Tanaman air seperti eceng gondok dan teratai tidak hanya mempercantik tampilan kolam, tetapi juga membantu menyerap nutrisi berlebih yang bisa memicu pertumbuhan lumut.
Tanaman ini juga bisa menjadi tempat persembunyian ikan dari sinar matahari langsung, yang merupakan faktor utama dalam pertumbuhan alga.
Lumut dan ganggang hijau tumbuh lebih cepat jika kolam terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.
Jika memungkinkan, tempatkan kolam di lokasi yang teduh atau tambahkan jaring peneduh untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam kolam.
Memberi makan ikan secara berlebihan sering menjadi kesalahan utama yang menyebabkan air kolam cepat kotor.
Makanan yang tidak habis akan mengendap di dasar kolam dan menjadi sumber nutrisi bagi lumut serta bakteri.
Pastikan kamu memberi makan ikan dalam jumlah yang cukup dan dalam waktu yang teratur.
Jika air kolam tetap keruh meskipun sudah dibersihkan, kamu bisa menggunakan batu zeolit atau karbon aktif sebagai penyerap zat-zat berbahaya dalam air.
Selain itu, penggunaan lampu ultraviolet (UV) juga bisa membantu membunuh alga dan bakteri penyebab air hijau.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media