Trend . 13/03/2025, 07:38 WIB

Mengenal Apa Itu Pi Network? Panduan Lengkap sebelum Mulai Mining Kripto di Ponsel

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Setelah verifikasi, pengguna bisa mulai menambang Pi dengan menekan tombol khusus di dalam aplikasi. Mekanisme ini dirancang agar pengguna aktif kembali setiap 24 jam. Jika tidak menekan tombol, kecepatan penambangan akan berhenti sementara. Sistem seperti ini membuat ekosistem Pi Network lebih dinamis sekaligus menjaga keterlibatan komunitas.

Kecepatan Penambangan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Kecepatan penambangan Pi bergantung pada beberapa hal, di antaranya jumlah orang yang telah kita ajak bergabung dan status verifikasi akun. Tingkat “Pioneer”, “Contributor” atau “Ambassador” memengaruhi reward penambangan.

Semakin besar jaringan yang berhasil kita bangun, semakin tinggi pula kecepatan kita menambang. Namun, pengguna sebaiknya tetap berhati-hati dan memastikan orang yang diajak memang memahami risiko serta tanggung jawab masing-masing.

Sistem keamanan juga mendapat perhatian serius. Pi Network menerapkan konsep “Security Circle” yang bertujuan menambah kepercayaan di antara pengguna. Kita menambahkan orang-orang terpercaya ke dalam lingkaran keamanan agar jaringan semakin kuat. Tujuan utamanya adalah meminimalkan akun-akun palsu atau aktivitas curang yang dapat mengganggu stabilitas ekosistem.

Alasan di Balik Penggunaan Smartphone

Banyak orang mempertanyakan bagaimana penambangan kripto bisa dilakukan di smartphone tanpa menguras baterai atau memori. Pi Network menyatakan bahwa proses penambangan tidak benar-benar melakukan perhitungan kriptografi berat di ponsel.

Aplikasi hanya memvalidasi aktivitas pengguna setiap 24 jam, sementara proses transaksi dan validasi blockchain berjalan di server terpusat selama tahap pengembangan.

Meskipun hal ini mengundang pro dan kontra, mekanisme tersebut memungkinkan pengguna tetap menambang Pi tanpa harus mengeluarkan biaya listrik besar. Pi Network berharap metode ini akan membuat mata uang kripto mereka lebih ramah lingkungan dan dapat diakses oleh masyarakat luas. Di sisi lain, beberapa orang mengkritik pendekatan ini karena dianggap belum sepenuhnya terdesentralisasi.

Tahapan Proyek dan Rencana Pengembangan

Tahap Beta dan Uji Coba

Pi Network memulai perjalanan dengan tahap beta yang dirilis sekitar tahun 2019. Para pengguna awal (early adopters) diajak untuk menjajal aplikasi dan memberikan masukan terkait fitur maupun stabilitas sistem.

Selama fase ini, Pi Network belum memiliki nilai pasar resmi, karena masih dalam proses pengembangan. Tim pengembang menekankan pentingnya membangun komunitas yang kuat dan aktif sebelum merilis koin ke pasar terbuka.

Tahap beta juga menyoroti peran verifikasi identitas (KYC) yang semakin krusial. Tim Pi Network menggandeng beberapa penyedia layanan KYC pihak ketiga untuk memastikan setiap akun dimiliki oleh orang yang nyata. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penambang ganda yang bisa merugikan ekosistem.

Roadmap dan Peluncuran Mainnet

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com