Trend . 13/05/2025, 10:06 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Perut mules tapi tidak BAB bisa membuat kamu tidak nyaman, bahkan panik. Apa sebenarnya penyebab kondisi ini, dan kapan harus waspada?
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai faktor yang bisa menimbulkan sensasi mulas tanpa buang air besar.
Masalah pencernaan memang bisa terasa membingungkan. Rasa mulas biasanya menandakan tubuh siap mengeluarkan sesuatu dari saluran cerna.
Namun jika dorongan itu tidak disertai keluarnya tinja, bisa jadi ada gangguan atau kondisi khusus yang sedang terjadi dalam tubuh.
Gas yang menumpuk akibat fermentasi makanan dalam usus bisa menyebabkan tekanan yang mirip dengan rasa ingin BAB. Ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi serat, minuman berkarbonasi, atau makan terlalu cepat.
Salah satu penyebab paling umum perut mules tapi tidak BAB adalah konstipasi. Ketika tinja mengeras dan sulit dikeluarkan, tubuh akan tetap mengirim sinyal mulas, tapi dorongan itu tak membuahkan hasil. Kurangnya serat, cairan, atau aktivitas fisik bisa memperparah kondisi ini.
Seperti dikutip dari laporan Cleveland Clinic, infeksi bakteri atau virus ringan bisa mengiritasi dinding usus. Akibatnya, muncul rasa mulas, kram, atau tidak nyaman, meski belum sampai tahap diare atau buang air besar. Infeksi ini bisa berasal dari makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Sistem saraf dan pencernaan saling terhubung erat. Saat kamu stres, gelisah, atau mengalami kecemasan, otak bisa mengirim sinyal yang mengganggu kerja usus. Hasilnya? Perut terasa mules seperti mau BAB, tapi tak terjadi apa-apa.
IBS adalah gangguan kronis pada usus besar yang sering menyebabkan gejala seperti kembung, nyeri perut, dan perubahan kebiasaan BAB. Banyak penderita IBS mengeluhkan perut mules tapi tidak BAB secara berulang, terutama saat stres meningkat atau pola makan terganggu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media