3. Gangguan Bipolar
Perubahan ekstrem dari sangat bersemangat ke sangat terpuruk. Emosi naik-turun seperti roller coaster.
4. Seasonal Affective Disorder (SAD)
Muncul di musim tertentu, terutama saat hari-hari pendek dan minim cahaya.
5. Depresi Pascamelahirkan (Postpartum Depression)
Dialami oleh ibu baru. Meski tampak bahagia, hati bisa terasa kosong dan tersesat.
Penyebab Depresi: Luka yang Tak Selalu Terlihat
Apa itu depresi? Gangguan mental ini sering tersembunyi di balik senyum. Kenali gejala, jenis, dan cara menghadapinya dengan bijak sebelum terlambat (Ilustrasi by Copilot)
Depresi tak mengenal usia, status, atau latar belakang. Ia bisa menyerang siapa saja. Beberapa faktor pemicu yang umum antara lain:
- Genetik : Ada riwayat keluarga dengan gangguan serupa
- Tekanan Hidup : Perceraian, kehilangan, masalah finansial
- Trauma Masa Lalu : Kekerasan atau pengalaman buruk yang belum sembuh
- Kondisi Medis : Penyakit kronis seperti kanker atau diabetes
- Lingkungan Sosial : Kurangnya dukungan atau kesepian ekstrem
Layaknya cerita horor yang berasal dari trauma lama, depresi pun sering berakar dari luka yang tak disadari. Tapi luka itu bukan kutukan—ia bisa disembuhkan, asal kita tahu harus ke mana mencari pertolongan.
Menghadapi Depresi: Dari Diam ke Aksi
Jika kamu mulai menyadari ada yang tak beres, jangan biarkan depresi terus mengakar. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil: