Trend . 05/06/2025, 16:03 WIB

Dari Lebak Bulus ke Pondok Pinang: Sejarah Terminal Bayangan yang Terlupakan!

Penulis : Aries Setianto  |  Editor : Aries Setianto

Mengapa Hanya Jadi "Bayangan"?


Istilah "terminal bayangan" melekat karena Terminal Pondok Pinang tidak diakui sepenuhnya oleh pemerintah. Pengelolaannya diserahkan kepada warga sekitar, tanpa dukungan pembenahan infrastruktur.

Padahal, terminal ini memainkan peran krusial sebagai akses transportasi bagi ribuan penumpang.

Ketika pemerintah memindahkan operasional bus ke Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, banyak penumpang mengeluh karena jaraknya terlalu jauh.

Akibatnya, warga tetap memilih Pondok Pinang, meski fasilitasnya jauh dari layak.

Nasib Terminal yang Terabaikan


Hingga kini, Terminal Pondok Pinang tetap bertahan dengan segala keterbatasannya. Kisahnya mencerminkan ironi transportasi Jakarta fasilitas vital justru diabaikan, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Jika pemerintah serius memenuhi kebutuhan transportasi warga, sudah saatnya Terminal Pondok Pinang dibenahi bukan sekadar dianggap sebagai "bayangan" yang terlupakan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com