Syair Qurban: Jejak Cinta di Lembah Taat
DI LEMBAH sunyi, tandus membentang. Tak ada insan, tak terdengar riuh riang. Di sana Hajar tegak berdiri, dengan bayi Ismail di pelukan hati.
Lalu turunlah sembelihan dari langit yang suci. Seekor domba, putih bersih bercahaya. Tebusan cinta, bukti ketaatan luar biasa.
Beginilah qurban bermula dan berarti,
Bukan sekadar darah yang mengalir di bumi. Tapi kisah agung pengorbanan dan iman. Yang abadi hingga akhir zaman.
Selamat Idul Adha, hari berbagi dan merenung. Belajarlah dari Ibrahim dan Ismail yang agung. Tentang cinta yang suci, dan taat tanpa ragu,
Baca Juga
Agar qurban kita bermakna hingga waktu berlalu.