Trend . 08/09/2025, 08:41 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Kelembapan berlebih di area intim bisa memicu iritasi. Karena pembalut malam menyerap lebih cepat dan merata, area kewanitaan tetap lebih kering dan nyaman.
Banyak perempuan bingung membedakan pembalut siang dan malam. Secara umum, pembalut siang lebih pendek, tipis, dan dirancang untuk aktivitas bergerak. Sementara itu, pembalut malam lebih panjang, tebal, serta memiliki daya serap besar. Selain itu, beberapa merek menambahkan sayap lebih lebar agar lebih menempel pada celana dalam dan tidak mudah bergeser saat tidur.
Ketika kamu hanya mengandalkan pembalut siang untuk malam hari, risiko bocor lebih tinggi. Aliran darah yang keluar saat kamu tidur biasanya terkonsentrasi di belakang tubuh. Itulah alasan utama mengapa pembalut malam lebih efektif untuk melindungi sepanjang malam.
Selain memilih pembalut malam, posisi tidur juga berpengaruh. Beberapa posisi lebih nyaman dan membantu mengurangi kram. Misalnya posisi janin, yaitu tidur miring sambil menarik lutut ke arah dada. Posisi ini dapat mengurangi tekanan di perut bawah. Kamu juga bisa mencoba posisi telentang dengan bantal di bawah lutut untuk menopang punggung bawah.
Dengan posisi yang tepat dan perlindungan dari pembalut malam, tidurmu akan lebih nyenyak meski sedang datang bulan.
Gunakan pakaian longgar agar sirkulasi darah lancar.
Hindari kafein sebelum tidur karena bisa membuat kamu sulit beristirahat.
Minum air putih cukup agar tubuh tidak dehidrasi.
Lakukan peregangan ringan untuk mengurangi kram.
Pastikan ruangan cukup sejuk dan gelap untuk tidur yang lebih lelap.
Semua tips ini akan lebih efektif jika kamu juga memakai pembalut malam yang tepat.
Bisa. Banyak orang memilih memakai pembalut malam pada siang hari ketika aliran darah sangat deras.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media