Kuliner . 08/09/2025, 10:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Kupas dan parut nanas hingga halus.
Panaskan wajan anti lengket, masukkan nanas tanpa tambahan apapun.
Aduk hingga air nanas menyusut.
Tambahkan gula pasir, kayu manis, dan cengkeh.
Masak dengan api kecil hingga berubah warna keemasan dan teksturnya kering.
Dinginkan sebelum digunakan sebagai isian.
Selai nanas yang kering mencegah nastar cepat berjamur. Sama seperti solusi anti bocor saat datang bulan, persiapan yang matang memberi perlindungan ekstra pada hasil akhir.
Mengolah adonan nastar harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan kecil, seperti mengocok terlalu lama atau menambahkan tepung sembarangan, bisa membuat tekstur nastar rapuh.
Kocok margarin, mentega, dan gula halus sebentar saja hingga tercampur rata. Jangan sampai terlalu mengembang.
Masukkan kuning telur satu per satu, aduk perlahan.
Tambahkan campuran tepung terigu, susu bubuk, maizena, dan vanila yang sudah diayak.
Uleni dengan spatula atau tangan bersarung plastik, jangan terlalu lama agar adonan tidak keras.
Diamkan adonan di kulkas selama 15 menit supaya lebih padat dan mudah dibentuk.
Proses ini serupa dengan tips memilih pembalut malam nyaman. Tidak bisa sembarangan, ada aturan khusus agar hasilnya membuat pemakai merasa aman.
Membentuk nastar tidak sulit, tetapi butuh kesabaran agar hasilnya seragam.
Ambil sedikit adonan, pipihkan di telapak tangan.
Beri isian selai nanas secukupnya.
Bulatkan dengan rapi, usahakan ukuran sama agar matang merata.
Tata di atas loyang yang sudah dilapisi kertas panggang.
Olesi dengan campuran kuning telur dan susu cair.
Panggang pada suhu 150–160 derajat Celcius selama 20 menit.
Keluarkan, oles ulang dengan kuning telur, panggang kembali 10–15 menit hingga permukaan keemasan.
Lapisan olesan ganda membuat permukaan nastar tampak mengilap dan cantik. Sama seperti cara tidur nyenyak saat menstruasi yang butuh lapisan perlindungan ekstra, nastar juga memerlukan sentuhan akhir agar tampilannya memikat.
Ada beberapa trik khusus yang bisa membuat nastar lebih tahan lama dan teksturnya tidak mudah hancur:
Gunakan campuran margarin dan mentega agar adonan tidak terlalu lembek.
Jangan menguleni adonan terlalu lama supaya kue tidak keras.
Panggang dengan api sedang agar matang merata.
Simpan nastar dalam toples kedap udara setelah benar-benar dingin.
Jangan terlalu banyak menaruh selai agar tidak bocor saat dipanggang.
Semua detail ini sama pentingnya dengan kenapa perlu pembalut malam. Perlindungan yang tepat membuat hasil akhir lebih aman, nyaman, dan berkualitas.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media