Trend . 03/10/2025, 11:13 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Metode ini mudah diingat dan bisa menyelamatkan nyawa jika dilakukan dengan cepat.
Penanganan medis pada stroke sangat bergantung pada kecepatan. Terapi obat penghancur bekuan darah, misalnya, harus diberikan dalam rentang waktu beberapa jam setelah gejala muncul. Jika terlambat, risiko kecacatan permanen atau kematian meningkat tajam.
Dengan mengenali tanda lebih dini, pasien bisa segera mendapatkan terapi tepat waktu sehingga fungsi tubuh dapat dipulihkan lebih baik.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami keluhan berikut, segera ke rumah sakit:
Sakit kepala mendadak dan sangat parah
Bicara tidak jelas atau cadel mendadak
Lengan atau kaki tidak bisa digerakkan normal
Wajah tiba-tiba mencong
Pandangan terganggu secara tiba-tiba
Jangan menunggu gejala membaik dengan sendirinya karena setiap menit sangat berharga dalam penyelamatan otak.
Ciri-ciri stroke memang sering mirip dengan penyakit lain sehingga banyak orang menganggapnya hal sepele. Namun, kesalahan menilai gejala justru membuat penderita kehilangan waktu emas untuk mendapatkan pertolongan. Dengan mengenali tanda sejak awal dan memahami metode FAST, risiko komplikasi berat bisa ditekan. Jangan pernah menunda untuk memeriksakan diri ke tenaga medis jika muncul tanda yang mencurigakan, karena tindakan cepat dapat menyelamatkan nyawa sekaligus kualitas hidup di masa depan.
1. Apakah stroke bisa menyerang orang muda?
Ya, meski risikonya lebih tinggi pada usia lanjut, stroke tetap bisa menyerang usia muda terutama jika ada faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gaya hidup tidak sehat.
2. Apakah semua stroke menimbulkan gejala sama?
Tidak. Gejalanya bisa berbeda tergantung bagian otak yang terdampak. Ada yang muncul berupa kelemahan, ada pula yang dominan pada gangguan bicara atau penglihatan.
3. Apa itu stroke ringan atau TIA?
TIA (Transient Ischemic Attack) disebut juga stroke ringan, yaitu gejala mirip stroke yang hilang dalam 24 jam. Meski ringan, TIA merupakan peringatan serius bahwa risiko stroke besar bisa muncul dalam waktu dekat.
4. Apakah stroke bisa dicegah?
Bisa. Pencegahan dilakukan dengan menjaga tekanan darah, mengontrol kadar gula, rutin olahraga, berhenti merokok, serta menjaga berat badan ideal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media