Trend . 25/11/2025, 13:40 WIB

Anak Cuma Makan Satu Jenis Protein? Awas, Ada Bahaya Gizi Tersembunyi yang Mengintai!

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

Variasi bisa diperkenalkan lewat:

  • Olahan berbeda (rebus, tumis, panggang)
  • Porsi kecil dulu
  • Contoh dari perilaku makan orang tua

Anak cenderung meniru, jadi kebiasaan makan yang baik perlu dimulai dari rumah.

Luciana menekankan pentingnya edukasi untuk menghadapi anak yang menolak sumber protein selain favoritnya. Orang tua harus konsisten, tenang, dan memberi contoh yang baik.

Edukasi Gizi Punya Efek Jangka Panjang

Menurut Luciana, edukasi gizi bukan hanya soal memberi tahu mana makanan sehat dan mana yang tidak. Lebih dari itu, edukasi yang tepat membantu keluarga memahami bahwa keragaman sumber protein membangun kebiasaan makan sehat seumur hidup.

“Edukasi gizi itu sangat penting untuk orang tua, dan dari orang tua akan mengedukasi ke anak-anaknya,” tegasnya.

Dengan memahami pentingnya variasi dan menerapkannya secara realistis sesuai kondisi keluarga, orang tua bisa memastikan anak tetap mendapat asupan nutrisi lengkap tanpa merasa terbebani. (ANT)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com