Popularitas Hermès Kelly meledak pada tahun 1950-an saat Grace Kelly menggunakan tas ini untuk menutupi perutnya dari kejaran kamera paparazzi. Sejak saat itu, dunia mengenal jinjingan berstruktur bersih dan modern ini dengan nama "Kelly".
Para investor tas mewah cenderung memburu tipe kulit Clemence karena daya tahannya yang luar biasa terhadap goresan dan cuaca. Struktur tas yang tegak dan karakteristik yang distingtif membuat Kelly selalu menempati daftar atas tas yang memiliki nilai jual kembali paling tinggi di dunia.
5. Lady Dior: Warisan Kerajaan yang Terus Relevan
Dunia mengenal Lady Dior sebagai tas favorit Putri Diana. Garis kotak yang tegas, pegangan kulit yang kokoh, serta aksesori hardware yang cantik menciptakan kesan elegan yang tak lekang oleh waktu.
Di bawah arahan kreatif Maria Grazia Chiuri, Dior terus menghadirkan variasi material dan corak baru, termasuk edisi terbatas yang menjadi buruan kolektor. Dari sisi nilai ekonomi, Lady Dior mencatatkan kenaikan harga sebesar 16 persen dalam periode 2019 hingga 2021. Hal ini membuktikan bahwa Lady Dior bukan sekadar aksesori cantik, melainkan aset yang menjanjikan.
6. Dior Book Tote: Jawaban untuk Mobilitas Modern