Otomotif . 14/01/2026, 16:36 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Pola pilihan konsumen mobil keluarga di Indonesia kian tegas. Toyota Veloz menjadi salah satu contoh paling nyata bagaimana transmisi otomatis (CVT) kini semakin mendominasi pasar, sementara varian manual perlahan mulai ditinggalkan.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan Toyota Veloz sepanjang Januari–November 2025 menunjukkan tren yang sangat menarik. Dari total distribusi 9.127 unit, lebih dari 80 persen merupakan varian bertransmisi CVT.
Angka ini sekaligus menegaskan bahwa konsumen Indonesia kini semakin mengutamakan kenyamanan dan kemudahan berkendara, terutama di lalu lintas perkotaan yang padat.
Jika ditilik lebih detail, distribusi penjualan Toyota Veloz sepanjang 11 bulan pertama 2025 terbagi sebagai berikut:
Veloz CVT: 7.433 unit
Veloz Manual (M/T): 1.694 unit
Dengan komposisi tersebut, varian CVT menyumbang lebih dari 80 persen total penjualan. Sebaliknya, kontribusi tipe manual terus menyusut meski masih menjadi opsi termurah di jajaran Veloz.
Dominasi transmisi CVT paling kuat datang dari varian Veloz Q CVT, yang mencatatkan penjualan tertinggi dengan 6.011 unit. Varian ini disusul oleh Veloz Q CVT TSS (Toyota Safety Sense) sebanyak 1.064 unit.
Sementara itu, Veloz 1.5 CVT non-Q hanya terjual 358 unit, menandakan konsumen cenderung memilih varian dengan fitur paling lengkap, meski harus membayar lebih mahal.
Kondisi ini mencerminkan pergeseran selera konsumen MPV Indonesia yang tak lagi hanya fokus pada harga, tetapi juga fitur keselamatan, kenyamanan, dan teknologi.
Di sisi lain, Toyota Veloz 1.5 M/T yang dibanderol paling terjangkau di keluarga Veloz, dengan harga sekitar Rp 297,2 juta, hanya terdistribusi 1.694 unit.
Padahal, selisih harga dengan Veloz 1.5 CVT yang dijual sekitar Rp 313,2 juta terbilang tidak terlalu besar. Fakta ini menunjukkan bahwa konsumen lebih rela menambah dana demi mendapatkan kenyamanan transmisi otomatis.
Fenomena ini juga mempertegas bahwa mobil manual kini lebih banyak dipilih oleh segmen tertentu, sementara pasar massal MPV tujuh penumpang semakin condong ke otomatis.
Jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, tren ini sebenarnya bukan hal baru. Pada Januari–Desember 2024, Toyota Veloz membukukan total penjualan 13.741 unit, dengan rincian:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media