Otomotif . 20/01/2026, 02:49 WIB

Awas Aquaplaning! Intip Tips Perawatan Ban dan Pengereman di Musim Hujan Agar Tetap Aman di Jalanan Licin

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Periksalah bagian sela-sela kembangan ban Anda.

Apabila tingginya sudah sejajar dengan permukaan karet, itu artinya ban Anda sudah "botak".

Ban botak kehilangan kemampuan krusialnya untuk mengalirkan air keluar dari bawah ban.

Kendaraan Anda berisiko "melayang" di atas genangan air, mirip seperti papan selancar.

Untuk menghadapi cuaca ekstrem, pastikan kedalaman alur ban minimal masih 1,6 mm.

Jika sudah menyentuh batas minimum tersebut, jangan ragu untuk segera mengganti ban baru.

Biaya satu set ban baru jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya perbaikan akibat kecelakaan.

3. Setelan dan Kondisi Rem: Pertahanan Terakhir Anda

Sistem pengereman berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir pengendara.

Di musim hujan, rem rentan kemasukan pasir atau kotoran yang terbawa air.

Hal ini dapat menyebabkan goresan pada piringan cakram atau rem terasa "bagel" (keras namun tidak pakem).

Segera bersihkan area kaliper rem dengan cairan pembersih rem (brake cleaner) setelah melewati genangan air dalam.

Perhatikan beberapa hal krusial berikut pada sistem rem kendaraan Anda:

Pertama, ketebalan kampas rem. Kampas yang tipis lebih cepat panas dan kehilangan daya cengkeram saat kondisi basah.

Bunyi berdecit saat menginjak pedal rem adalah tanda awal kampas sudah aus.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com