Trend . 09/02/2026, 11:52 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Penelitian di Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa makanan tinggi lemak memperlambat proses pencernaan dan mengurangi stamina.
Kopi, teh hitam pekat, atau minuman energi mengandung kafein yang bersifat diuretik.
Kafein meningkatkan keluarnya cairan tubuh melalui urin sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi selama puasa.
Sebaiknya konsumsi kafein dibatasi atau diganti dengan air putih, susu, atau jus buah alami.
Sambal, cabai, atau makanan pedas sebaiknya dihindari karena bisa memicu mulas, asam lambung naik, atau iritasi pada lambung.
Menurut Gastroenterology Research and Practice, makanan pedas dapat mempercepat sekresi asam lambung sehingga tidak nyaman saat perut kosong dalam waktu lama.
Selain tinggi gula, minuman bersoda menyebabkan kembung dan perut terasa penuh, tetapi tidak memberi energi tahan lama.
Gas karbonasi juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mempercepat rasa lapar.
Mie instan, sosis, nugget, atau makanan cepat saji mengandung pengawet, natrium tinggi, dan rendah nutrisi.
Mengonsumsi makanan ini saat sahur tidak membantu tubuh mempertahankan energi sepanjang hari dan malah meningkatkan risiko dehidrasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media