Takjil Khas Palembang Mulai Langka! Buru 7 Kudapan Unik Ini Sebelum Lenyap dari Pasar Ramadan

lifestyle.fin.co.id - 22/02/2026, 15:53 WIB

Takjil Khas Palembang Mulai Langka! Buru 7 Kudapan Unik Ini Sebelum Lenyap dari Pasar Ramadan

Jangan sampai kelewatan! Cek 7 takjil khas Palembang yang mulai langka, dari Gelenak pedas hingga Roti Bluder kolonial untuk menu buka puasa unik Anda.

Beberapa takjil di Palembang ternyata memiliki sejarah panjang, mulai dari pengaruh Belanda hingga menjadi menu wajib dalam upacara pernikahan adat.

5. Roti Bluder: Tekstur Berserabut Peninggalan Zaman Belanda

Roti Bluder merupakan saksi sejarah kolonial di Palembang. Berbeda dengan roti modern yang sangat ringan, Bluder memiliki tekstur lebih berserat namun tetap lembut di kerongkongan. Biasanya disajikan tanpa isian, hanya dengan taburan gula pasir, roti ini menjadi pilihan berbuka yang mengenyangkan namun tidak membuat perut terasa begah.

6. Mentu: Primadona Acara Pernikahan Adat

Mentu adalah takjil kategori berat yang sangat unik. Di balik bungkus daun pisangnya, terdapat adonan tepung yang membungkus isian mewah berupa parutan kelapa muda dan tumisan ikan atau daging berbumbu. Kudapan gurih ini merupakan menu wajib dalam hajatan adat Palembang dan menjadi incaran utama bagi pecinta kuliner tradisional.

7. Klicuk: Perpaduan Manis Alami Pisang dan Ketan

Menutup daftar ini, ada Klicuk yang berasal dari wilayah Empat Lawang dan Pagaralam. Klicuk menggunakan beras ketan dan pisang sebagai bahan utama, menghasilkan rasa manis alami dan gurih sekaligus. Kehadirannya kini paling sering ditemukan saat perayaan tradisional tertentu atau menjelang puncaknya bulan Ramadan.

Kesimpulan

Melestarikan takjil khas Palembang bukan sekadar soal rasa, tapi juga menjaga identitas budaya bangsa. Jika Anda menemukan salah satu dari tujuh kudapan di atas, jangan ragu untuk membelinya. Dukungan Anda terhadap pedagang tradisional adalah cara paling nyata untuk memastikan resep leluhur ini tetap ada hingga generasi mendatang. - Fadli/Sumeksco

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID